Kabar Duka Mantan Presiden Ke-20 Prancis Meninggal Karena Covid-19

Presiden ke-20 Prancis, Valery Giscard d'Estaing/Net

Berita duka datang dari mantan Presiden ke-20 Prancis, Valery Giscard d'Estaing, yang meninggal di usia 94 tahun, pada Rabu (2/12) malam waktu setempat. Dilaporkan bahwa d'Estaing meninggal akibat komplikasi yang dipicu oleh Covid-19.

Keluarga mengatakan, pria yang memimpin negaranya ke era modern baru dan ke jalur yang sangat pro-Eropa itu beberapa kali dirawat di rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir karena masalah jantung.

d'Estaing meninggal dikelilingi oleh keluarganya, di kediamannya di wilayah Loire.

“Kondisi kesehatannya memburuk dan dia meninggal akibat Covid-19,” kata keluarganya, seraya menambahkan bahwa pemakamannya akan dilakukan dalam suasana pribadi sesuai keinginannya, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/12).

Almarhum muncul di publik untuk terakhir kalinya pada 30 September tahun lalu saat menghadiri pemakaman mantan Presiden Prancis lainnya, Jacques Chirac, yang pernah menjadi perdana menterinya.

Giscard menjadi presiden termuda pada usia 48 tahun pada tahun 1974, mengalahkan saingannya dari Sosialis Francois Mitterrand. Kepresidenannya menandai terobosan yang jelas dari konservatisme Gaullist di Prancis pascaperang yang telah didominasi oleh Charles de Gaulle sendiri, dan penggantinya Georges Pompidou.

Di Prancis, ia dikenang karena dorongan reformasi radikal yang mencakup legalisasi aborsi, liberalisasi perceraian, dan penurunan usia pemilih menjadi 18 tahun.

Di Eropa, dia membantu mendorong pergerakan menuju persatuan moneter, bekerja sama erat dengan rekannya dari Jerman, kanselir Helmut Schmidt, yang kemudian menjadi sahabatnya.

Pada usia 18 tahun, ia bergabung dengan perlawanan Prancis dan mengambil bagian dalam pembebasan Paris oleh Perang Dunia II dari penjajah Nazi pada tahun 1944. Ia kemudian bertugas selama delapan bulan di Jerman dan Austria menjelang menyerahnya Reich Ketiga.

Ia memulai karir politiknya pada tahun 1959, dan menjadi Menteri Keuangan Prancis pada tahun 1969.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Gelar Pesta Saat Keadaan Darurat, 89 WNA Ditangkap Polisi Thailand
Dunia

Gelar Pesta Saat Keadaan Dar..

28 Januari 2021 17:52
Sindir AS, Dubes Cui Tiankai: Menganggap China Sebagai Saingan Strategis Adalah Sebuah Kesalahan
Dunia

Sindir AS, Dubes Cui Tiankai..

28 Januari 2021 17:10
Armenia Peringati Hari Tentara, PM Pashinyan Letakkan Bunga Di Makam Pahlawan
Dunia

Armenia Peringati Hari Tenta..

28 Januari 2021 17:06
Angela Merkel Dukung Seruan Xi Jinping Untuk Hindari Perang Dingin Baru, Tapi Tetap Tekan China Soal HAM
Dunia

Angela Merkel Dukung Seruan ..

28 Januari 2021 16:04
Karantina Selesai, Tim Ilmuwan WHO Lancarkan Misi Selidiki Asal-usul Virus Corona
Dunia

Karantina Selesai, Tim Ilmuw..

28 Januari 2021 15:35
Boneka Rajut Meme Bernie Sanders Laku Terjual Ratusan Juta Rupiah
Dunia

Boneka Rajut Meme Bernie San..

28 Januari 2021 14:44
53 Orang Hangus Terbakar Dalam Tabrakan Maut Bus VS Pengangkut Bahan Bakar Di Kamerun
Dunia

53 Orang Hangus Terbakar Dal..

28 Januari 2021 14:34
Pendeta Di Rumania Di-Bully Netizen Gara-gara Sosialisasikan Vaksinasi Di Medsos
Dunia

Pendeta Di Rumania Di-Bully ..

28 Januari 2021 14:25