AS Batasi Visa Bagi Anggota Partai Komunis China, Jubir: Tolong Rasional Dan Objektif, Hentikan Kebencian Terhadap PKC!

Ilustrasi/Net

Kementerian Luar Negeri China melalui juru bicaranya Hua Chunying  menyesalkan langkah langkah terbaru AS untuk membatasi visa perjalanan bagi anggota Partai Komunis China (PKC) dan anggota keluarga mereka pada Kamis (3/12).

Hua menyatakan keberatannya terhadap langkah terbaru AS tersebut. Dia mengatakan bahwa hal itu tidak sejalan dengan kepentingan AS sendiri.

"Saya berharap beberapa orang di AS dapat melihat perkembangan China dengan cara yang lebih rasional, tenang, dan objektif, melepaskan kebencian mereka terhadap pkc, meningkatkan pemahaman yang benar satu sama lain melalui pertukaran, dialog, dan komunikasi serta mempromosikan yang sehat dan stabil. perkembangan hubungan China-AS,” kata Hua, seperti dikutip dari Global Times, Kamis (3/12).

Pernyataan Hua muncul setelah laporan New York Times mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah mengeluarkan aturan baru untuk membatasi validitas maksimum visa perjalanan untuk anggota PKC dan keluarga mereka menjadi satu bulan dan satu kali masuk.

Laporan itu mengatakan perubahan kebijakan dapat mempengaruhi sekitar 270 juta orang, tetapi diakui bahwa mungkin sulit untuk menentukan siapa, selain pejabat tingkat tinggi, yang menjadi anggota Partai.

Sebelumnya, pada Juli lalu pemerintahan Trump dilaporkan mempertimbangkan untuk melarang semua anggota PKC dan keluarga mereka bepergian ke AS, dengan analis China mengatakan AS berdiri menentang 1,4 miliar orang China, yang merupakan seperlima dari populasi dunia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Markus Solo: Ikatan Kebangsaan Dan Spirit Keindonesiaan Melemah Hingga Terjadi Polarisasi
Dunia

Markus Solo: Ikatan Kebangsa..

24 Januari 2021 18:20
Erdogan Perintahkan Misi Penyelamatan Awak Kapal Yang Diculik Perompak Di Teluk Guinea
Dunia

Erdogan Perintahkan Misi Pen..

24 Januari 2021 16:29
Dipimpin Kapal Induk USS Theodore Roosevelt, AS Kerahkan Armada Ke Laut China Selatan
Dunia

Dipimpin Kapal Induk USS The..

24 Januari 2021 15:39
Mengenal Lebih Dekat Puluhan Orang Keturunan India Di Lingkaran Dalam Pemerintahan Joe Biden
Dunia

Mengenal Lebih Dekat Puluhan..

24 Januari 2021 15:30
WSJ: Trump Sempat Desak Departemen Kehakiman Agar Mahkamah Agung Batalkan Kemenangan Biden
Dunia

WSJ: Trump Sempat Desak Depa..

24 Januari 2021 14:11
AS Nyatakan Posisi Bantu Jepang Lindungi Kepulauan Senkaku Dari Klaim China
Dunia

AS Nyatakan Posisi Bantu Jep..

24 Januari 2021 13:22
'El-Chapo' Asia Diringkus Di Amsterdam
Dunia

'El-Chapo' Asia Diringkus Di..

24 Januari 2021 12:56
Kebut Target Nol Emisi Karbon, Biden Siapkan Langkah Tekan China
Dunia

Kebut Target Nol Emisi Karbo..

24 Januari 2021 12:52