Kilas Balik Kunjungan Bersejarah Ho Chi Minh ke Indonesia: Seperti Berkunjung Ke Rumah Saudara

Kunjungan bersejarah Ho Chi Minh ke Indonesia/Istimewa

Desember merupakan bulan yang memiliki makna sejarah tersendiri bagi hubungan bilateral Indonesia dan Vietnam.

Betapa tidak, 65 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 30 Desember 1955, Indonesia menjadi negara di kawasan Asia Tenggara pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Vietnam. Sejak saat itu, hubungan kedua negara semakin kuat dan berkembang di berbagai aspek.

"Selama lebih dari enam dekade, dengan berbagai pergolakan politik di berbagai wilayah dan di seluruh dunia, Vietnam dan Indonesia tetap jadi sahabat yang dapat diandalkan dan dipercaya," ujar Dutabesar Vietnam Untuk Indonesia Pham Vinh Quang dalam pidatonya di upacara pembukaan Pameran Foto Untuk Memperingati 65 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Vietnam pada Senin (7/12).

"Hubungan kita terus tumbuh kuat dan semakin dalam dan efektif di segala bidang," sambungnya.

Dia menjelaskan, salah satu momen bersejarah yang menjadi simbol. kuat hubungan baik Indonesia-Vietnam adalah kunjungan Presiden Vietnam Ho Chi Minh ke Indonesia pada awal tahun 1959 dan kunjungan balasan Presiden RI Soekarno ke Vietnam pada tahun yang sama.

"Saat kita merayakan perjalanan 65 tahun ini, tidak afdol jika kita tidak menyebut hubungan akrab antara Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Soekarno," paparnya.

Dia menyampaikan kilas balik momen bersejarah tersebut di mana Presiden Ho Chi Minh meninggalkan makna khusus bagi Indonesia.

"Pada tanggal 27 Februari tahun 1959 di Bandara Kemayoran, Presiden Ho Chi Minh mengatakan ke Presiden Soekarno bahwa dengan datang ke Indonesia, kami tidak anggap diri kami sebagai pengunjung, tapi sebagai saudara yang datang ke rumah saudara/saudarinya sendiri," tambahnya.

"Dan sebagai saudara, kita diikat oleh kesamaan identitas dan budaya," papar Dubes Quang.

Untuk diketahui, Pameran Foto Untuk Memperingati 65 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Vietnam ini dilaksanakan atas kerjasama pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kedutaan Besar Republik Sosialis Vietnam di Jakarta.

Pameran foto ini bisa disaksikan secara langsung di gedung Grahatama Pustaka Yogyakarta mulai tanggal 7 hingga 13 Desember 2020. Selain itu, pameran foto juga bisa dilihat secara virtual melalui virtualexpo.jogjaprov.go.id.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bangladesh Relokasi Lagi Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Pulau Terpencil
Dunia

Bangladesh Relokasi Lagi Rib..

04 Maret 2021 08:11
Pengadilan Kriminal Internasional Luncurkan Penyelidikan Kejahatan Di Wilayah Palestina
Dunia

Pengadilan Kriminal Internas..

04 Maret 2021 08:07
Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis
Dunia

Pelaku Gunakan Pisau Di Swed..

04 Maret 2021 07:55
Myanmar: Kepala UE Kecam Pelanggaran HAM Oleh Militer
Dunia

Myanmar: Kepala UE Kecam Pel..

04 Maret 2021 07:42
Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Turki Dan Bosnia Herzegovina Teken Perjanjian Keuangan Militer
Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertah..

04 Maret 2021 07:09
PBB: 38 Orang Tewas Dalam Hari Paling Berdarah Di Myanmar
Dunia

PBB: 38 Orang Tewas Dalam Ha..

04 Maret 2021 06:59
Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja
Dunia

Blinken: China Adalah Ujian ..

04 Maret 2021 06:25
Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes
Dunia

Korban Covid Muslim Dikuburk..

04 Maret 2021 06:11