China Ketar-ketir, Vietnam Makin Aktif Perluas Kepulauan Spartly Dengan Reklamasi

Pulau Storm di Kepulauan Spartly, Laut China Selatan/Net

China meningkatkan kekhawatirannya atas tingginya aktivitas Vietnam di Laut China Selatan yang disengketakan.

Pasalnya sebuah lembaga think tank yang bebasis di Beijing, South China Sea Probing Initiative (SCSPI) menunjukkan, Vietnam melakukan reklamasi tanah di beberapa pulau Laut Cina Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Lembaga yang terkait dengan Universitas Peking itu juga menyebut Hanou sedang melengkapi tanah reklamasi itu dengan instalasi militer.

Melalui akun Twitter-nya, SCSPI menunjukkan gambar satelit Pulau Sand Cay dan Pulau Storm yang termasuk ke dalam Kepulauan Spartly yang disengketakan. Di sana terlihat kedua pulau masih diperluas dan dibangun.

Di Pulau Sand Cay bahkan mulai terlihat helipad dan dermada dalam beberapa bulan terakhir. Stasiun radar 3D besar dan situs peluncuran rudal juga diklaim sedang dibangun di Pulau Storm.

"Perubahan besar di Kepulauan Spartly yang diduduki Vietnam sejak 2016. Reklamasi besar-besaran dari 2016 hingga 2019," cuit @SCS_PI, seperti dikutip Sputnik, Rabu (9/12).

Temuan yang kurang lebih serupa juga pernah dirilis oleh lembaga think tank yang berbasis di Washington, Center for Strategic and International Studies (CSIS).

CSIS menyebut, sejak 2011, Vietnam telah melipatgandakan ukuran kedua pulau itu, yaitu penambahan 9 hektar di Sand Cay dan 40 hektar di Storm.

Selain itu, Hanoi juga menambah 27 "situs" di Kepulauan Spartly, 10 di antaranya adalah pulau kecil, sisanya adalah platform yang dipasang di bebatuan dan terumbu.

Laut China Selatan merupakan wilayah yang paling banyak disengketakan. China mengklaim 90 persen dari luas wilayah tersebut. Pada saat yang bersamaan, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Taiwan juga menyatakan klaimnya di sana.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bangladesh Relokasi Lagi Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Pulau Terpencil
Dunia

Bangladesh Relokasi Lagi Rib..

04 Maret 2021 08:11
Pengadilan Kriminal Internasional Luncurkan Penyelidikan Kejahatan Di Wilayah Palestina
Dunia

Pengadilan Kriminal Internas..

04 Maret 2021 08:07
Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis
Dunia

Pelaku Gunakan Pisau Di Swed..

04 Maret 2021 07:55
Myanmar: Kepala UE Kecam Pelanggaran HAM Oleh Militer
Dunia

Myanmar: Kepala UE Kecam Pel..

04 Maret 2021 07:42
Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Turki Dan Bosnia Herzegovina Teken Perjanjian Keuangan Militer
Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertah..

04 Maret 2021 07:09
PBB: 38 Orang Tewas Dalam Hari Paling Berdarah Di Myanmar
Dunia

PBB: 38 Orang Tewas Dalam Ha..

04 Maret 2021 06:59
Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja
Dunia

Blinken: China Adalah Ujian ..

04 Maret 2021 06:25
Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes
Dunia

Korban Covid Muslim Dikuburk..

04 Maret 2021 06:11