Berbisnis Di Tepi Barat, Airbnb Dapat Kecaman Dari Amnesty International

Tepi Barat/Net

Amnesty International mengecam aktivitas bisnis yang dilakukan oleh Airbnb di wilayah sensitif secara politik, yaitu Tepi Barat.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters pada Rabu (9/12), Amnesty International mendesak Airbnb untuk memindahkan properti sewaannya di pemukiman Tepi Barat karena berisiko.

Kecaman itu muncul sebelum Airbnb mengadakan penawaran umum atau Initial Public Offering (IPO) perdananya di Nasdaq pada Kamis (10/12). Di mana hal tersbeut tidak sesuai dengan janji perusahaan pada 2019 yang menyebut tidak akan mengambil untung dari listingnya di Tepi Barat.

"Saham Airbnb diperkirakan akan dibeli oleh investasi dan dana pensiun di seluruh dunua, yang berarti sejumlah besar orang secara tidak langsung akan memiliki investasi tanpa memahami konsekuensi penuhnya," ujar Amnesty International.

Pemukiman yang dibangun oleh Israel di Tepi Barat dianggap hal yang ilegal dan terus menjadi rebutan dengan Palestina.

Pada 2018, Airbnb mengatakan akan memindahkan propertinya dari Tepi Barat sesuai tuntutan Palestina dan aktivis HAM.

Tetapi pada 2019, perusahaan menarik kembali keputusan itu dan berkomitmen akan menyerahkan keuntungan dari pemesanan properti di sana untuk organisasi HAM.

"Setiap keuntungan yang dihasilkan untuk Airbnb oleh aktivitas tuan rumah Airbnb di seluruh Tepi Barat akan disumbangkan ke organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk bantuan kemanusiaan yang melayani orang-orang di berbagai belahan dunia," kata Airbnb dalam pernyataannya pada April 2019.

Amnesty International menyebut, Airbnb memiliki sekitar 200 properti untuk disewakan di pemukiman Israel di Tepi Barat.

Wakil Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah Saleh Higazi mengatakan, Airbnb perlu melakukan hal yang benar dan berhenti mengambil keuntungan dari pemukiman ilegal.

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Indonesia Raih Finalis Human City Design Award 2020 Di Korsel
Dunia

Indonesia Raih Finalis Human..

08 Maret 2021 17:48
KDCA: Tak Ada Hubungan Antara Vaksinasi Dan Kasus Kematian Setelah Divaksin
Dunia

KDCA: Tak Ada Hubungan Antar..

08 Maret 2021 15:53
Hari Perempuan Internasional, Perempuan Myanmar Turun Ke Jalan Lawan Kudeta
Dunia

Hari Perempuan Internasional..

08 Maret 2021 15:17
Pangeran Harry Merasa Terjebak Dengan Kerajaan Hingga Bertemu Meghan Markle
Dunia

Pangeran Harry Merasa Terjeb..

08 Maret 2021 14:27
AS Minta Turki Jadi Tuan Rumah Dialog Perdamaian Intra-Afghan
Dunia

AS Minta Turki Jadi Tuan Rum..

08 Maret 2021 13:33
Finlandia: Skema Pengadaan Vaksin Kolektif Uni Eropa Hambat Program Vaksinasi
Dunia

Finlandia: Skema Pengadaan V..

08 Maret 2021 13:08
Korsel Sepakat Tambah Biaya Konstribusi Pasukan AS
Dunia

Korsel Sepakat Tambah Biaya ..

08 Maret 2021 12:41
China Siapkan Pusat Vaksinasi Untuk Suntik Warganya Di Luar Negeri
Dunia

China Siapkan Pusat Vaksinas..

08 Maret 2021 11:45