Italia Siap Seret Empat Petugas Keamanan Mesir Terkait Penculikan Dan Pembunuhan Keji Seorang Mahasiswa

Demonstrasi di Turin menandai hilangnya mahasiswa Italia Giulio Regeni empat tahun lalu/Net

Jaksa penuntut di Roma Michele Prestipino, mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk menuntut empat petugas keamanan Mesir terkait kasus penyiksaan dan kematian seorang mahasiswa Italia Giulio Regeni empat tahun silam.

Prestipo mengatakan bahwa mereka telah mengumpulkan sejumlah bukti terkait pembunuhan keji terhadap Regeni.

“Kami pikir kami telah mengumpulkan unsur-unsur bukti yang signifikan," kata Prestipino kepada komisi parlemen, seperti dikutip dari AFP, Kamis (10/12).

“Kami akan meminta untuk memulai tindakan kriminal terhadap anggota tertentu dari dinas keamanan Mesir. Kami berhutang untuk mengenang Giulio Regeni,” lanjutnya.

Regeni (28) seorang  lulusan Universitas Cambridge sedang berada di Mesir untuk meneliti serikat pekerja saat dirinya diculik pada Januari 2016 dan kemudian mayatnya ditemukan terpotong-potong di pinggiran kota Kairo.

Kematiannya memicu kemarahan rakyat Italia dan menyebaban ketengangan antara kedua negara, setelah pemerintah Italia menuduh Mesir tidak mau bekerja sama mengungkap kasus tersebut.

Sejak kematian Regeni, penyelidik Italia telah menolak banyak teori tentang penyebab yang dikemukakan oleh otoritas Mesir, termasuk bahwa Regeni telah bekerja sebagai mata-mata, atau bahwa dia adalah korban dari geng kriminal.

Akhir bulan lalu, Mesir mengatakan akan ‘menutup sementara’ penyelidikan paralelnya atas pembunuhan Regeni, dengan mengatakan tuduhan Roma didasarkan pada bukti yang tidak cukup.

“Untuk pembunuhan Giulio Regeni hanya akan ada satu persidangan dan itu akan dilakukan di Italia dengan jaminan prosedural sesuai dengan hukum kami,” kata Prestipino.

Para tersangka, tiga anggota pasukan keamanan dan satu anggota polisi, dituduh menculik Regeni, dengan satu tersangka didakwa penyerangan yang diperparah dan pembunuhan yang diperparah terhadap siswa tersebut, kata Prestipino.

Saat diculik Regeni tengah meneliti topik sensitif gerakan buruh di Mesir dan menulis artikel yang mengkritik pemerintah dengan nama samaran.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bangladesh Relokasi Lagi Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Pulau Terpencil
Dunia

Bangladesh Relokasi Lagi Rib..

04 Maret 2021 08:11
Pengadilan Kriminal Internasional Luncurkan Penyelidikan Kejahatan Di Wilayah Palestina
Dunia

Pengadilan Kriminal Internas..

04 Maret 2021 08:07
Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis
Dunia

Pelaku Gunakan Pisau Di Swed..

04 Maret 2021 07:55
Myanmar: Kepala UE Kecam Pelanggaran HAM Oleh Militer
Dunia

Myanmar: Kepala UE Kecam Pel..

04 Maret 2021 07:42
Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Turki Dan Bosnia Herzegovina Teken Perjanjian Keuangan Militer
Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertah..

04 Maret 2021 07:09
PBB: 38 Orang Tewas Dalam Hari Paling Berdarah Di Myanmar
Dunia

PBB: 38 Orang Tewas Dalam Ha..

04 Maret 2021 06:59
Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja
Dunia

Blinken: China Adalah Ujian ..

04 Maret 2021 06:25
Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes
Dunia

Korban Covid Muslim Dikuburk..

04 Maret 2021 06:11