Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Kim Jong Un Kunjungi Istana Matahari Kumsusan Pada Peringatan 9 Tahun Wafatnya Kim Jong II

LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 17 Desember 2020, 12:17 WIB
Kim Jong Un Kunjungi Istana Matahari Kumsusan Pada Peringatan 9 Tahun Wafatnya Kim Jong II
Kim Jong-un berziarah ke Istana Matahari Kumsusan/Net
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, berziarah ke Istana Matahari Kumsusan, di mana mantan pemimpin, Kim Jong-il dimakamkan.

Tahun ini adalah peringatan sembilan tahun wafatnya mantan pemimpin Kim Jong Il yang juga adalah ayahnya

Kim Jong Un, ketua Partai Pekerja Korea (WPK), ketua Komisi Urusan Negara (SAC) Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), dan panglima tertinggi angkatan bersenjata DPRK, memberikan penghormatan di hari peringatan nasional itu, lapor Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kamis (17/12).

Istana Matahari Kumsusan terasa khusu dalam balutan upacara penghormatan yang mendalam dari orang-orang kepada Kim Jong Il, orang bijak revolusi.

Sebuah keranjang bunga atas nama Pemimpin Tertinggi diletakkan di depan patung Kim Jong Il dan patung Pendiri negara, Kim Il Sung, yang juga dimakamkan di sana.

"Di aula tempat Kim Kim Jong Il dimakamkan, Pemimpin Tertinggi membuat penghormatan yang dalam kepada dia yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk negara dan orang-orang dengan cinta dan pengabdian yang hangat sampai saat-saat terakhir dari kehidupan revolusionernya," kata KCNA.

Kim ditemani oleh saudara perempuannya, Kim Yo Jong, anggota Presidium Biro Politik Komite Pusat WPK, Choe Ryong Hae serta orang-orang terdekatnya.

Korea Utara selama ini rutin mengadakan pertemuan besar-besaran di Pyongyang untuk memperingati kematian mantan pemimpinnya pada hari jadi pertama, kedua, ketiga, dan kelima.

Untuk tahun ini, tidak mungkin menyelenggarakan acara publik besar-besaran di tengah kampanye yang sedang berlangsung melawan virus corona.

Tahun ini juga tidak jatuh pada peringatan kelima atau ke-10, ketika Pyongyang biasanya mengadakan acara yang lebih besar.

Para pejabat itu berjanji untuk dengan tegas mempertahankan ide-ide almarhum pemimpin dan untuk "memenuhi tugas berat mereka dalam perjuangan suci untuk kemenangan baru perjuangan sosialis di bawah kepemimpinan Pemimpin Tertinggi, seperti yang dilaporkan KCNA.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA