Rilis Video Pengakuan Penculikan Pelajar, Komandan Jihadis Boko Haram Klaim Telah Lakukan Pekerjaan Tuhan

Aparat berjaga di lingkungan sekolah pasca penculikan siswa-siswa Nigeria/Net

Kelompok jihadis Boko Haram merilis sebuah video berisi klaim penculikan yang menampilkan anak-anak sekolah yang ditangkap dalam penculikan massal di barat laut Nigeria pekan lalu.

Seorang remaja yang putus asa, berbicara dalam bahasa Inggris dan Hausa dalam video yang dilihat oleh AFP, mengatakan dia termasuk di antara 520 siswa yang diculik oleh kelompok Abu Shekau.

Remaja itu terlihat dikelilingi oleh sekelompok besar anak laki-laki, beberapa terlihat masih sangat muda,  yang berkerumun di bawah pohon. Semua terlihat tampak kotor dan kelelahan.

Video tersebut dirilis dengan rekaman suara yang mirip dengan pemimpin kelompok tersebut, Abubakar Shekau. Ini menegaskan kembali bahwa merekalah yang tanggung jawab atas penculikan tersebut.

"Saya sebelumnya merilis audio yang mengonfirmasi bahwa orang-orang kami telah melakukan pekerjaan Tuhan, tetapi orang-orang tidak mengakui itu semua," kata suara itu, seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/12).

"Ini orang-orangku. Anak-anakmu pun telah berbicara," lanjutnya.

Video tersebut dikirim ke AFP melalui saluran yang sama dengan pesan sebelumnya oleh Boko Haram.

Sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa operasi itu dilakukan oleh seorang gangster lokal terkenal bernama Awwalun Daudawa atas perintah Boko Haram. Dia bekerja sama dengan Idi Minorti dan Dankarami, dua kepala kejahatan lainnya dengan pengikut lokal yang kuat.

Pemerintah belum segera menanggapi klaim Boko Haram, atau memastikan jumlah pasti anak yang hilang.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23