Perang Kata Terbaru, Pakistan: Jika India Benar-benar Luncurkan Serangan Bedah, Kami Siap Beri Balasan Lebih Dari Itu

Tentara India/Net

Pemerintah Pakistan melancarkan tuduhan kepada India bahwa negara tetangganya itu akan menggunakan 'surgical strike' atau serangan militer secara bedah' di tanah Pakistan. Ini adalah serangan kata-kata terbaru antara dua negara bersebelahan yang bersaing dalam senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri Shah Mehmood Qureshi mengatakan pada Jumat (18/12) waktu setempat, bahwa sumber intelijiennya mendapatkan informasi tersebut.

"Saya telah belajar melalui sumber intelijen kami dan mereka telah mengambil informasi ini bahwa India sedang merencanakan serangan bedah terhadap Pakistan," kata Qureshi, saat berbicara kepada pers di ibukota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu (19/12).

“Ini adalah perkembangan yang serius. Saya juga memiliki informasi bahwa mereka telah mencoba untuk meminta persetujuan diam-diam dari pemain penting yang mereka anggap sebagai mitra mereka," lanjut Qureshi.

Dalam pernyataannya, Qureshi memperingatkan bahwa Pakistan akan membalas setingkat lebih tinggi jika serangan benar-benar dilakukan.

"Saya ingin memberi tahu India dengan sangat jelas bahwa Pakistan sepenuhnya siap untuk menanggapi dan mengalahkan rancangan mereka," katanya.

"Kami akan melakukannya secara efektif karena kami merespons dengan segera dan efektif pada Februari 2019. Dan kami akan merespons secara efektif jika mereka memilih jalur ini."

Qureshi mengatakan serangan India dapat mengganggu proses perdamaian Afghanistan yang sedang berlangsung, yang difasilitasi oleh Pakistan. Taliban, yang memberikan pengaruh besar bagi Pakistan, dan perwakilan pemerintah Afghanistan telah mengadakan negosiasi sejak September di Qatar untuk mencoba dan menuntaskan kesepakatan damai yang akan mengakhiri perang.

Kedua negara telah terlibat dalam tiga perang skala penuh sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947, dengan ketegangan tetap tinggi dalam hubungan tersebut selama periode intervensi.

Keduanya berada dalam keadaan siaga militer yang tinggi sejak kebuntuan pada Februari 2019 yang menyebabkan wilayah bom India tepat di dalam perbatasan Pakistan dan Pakistan menembak jatuh sebuah jet tempur India.

Pakistan kemudian mengembalikan pilot pesawat tempur yang jatuh, membantu mengurangi ketegangan langsung.

'Surgical Strike' adalah serangan militer yang dimaksudkan untuk hanya merusak target militer yang sah, tanpa melakukan kerusakan tambahan pada kendaraan, bangunan, atau infrastruktur dan utilitas publik umum.

Pemerintah India belum memberikan komentar atas tuduhan tersebut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37