Masa Berkabung, Ribuan Warga Armenia Berkumpul Di Pemakaman Untuk Hormati Korban Tentara Konflik Nagorno-Karabakh

Ribuan warga berkabung di pemakaman militer Armenia/Net

Suasana pilu mengiringi peringatan tewasnya para tentara Armenia dalam konflik enam pekan di Nagorno-Karabakh beberapa waktu terakhir.

Tiga hari berkabung telah ditetapkan oleh pemerintah. Hari pertama pada Sabtu (19/12), ribuan warga berkumpul di pemakaman militer Yerablur.

Perdana Menteri Nikol Pashinyan pun tampak memimpin pawai bersama dengan pejabat senior lainnya, seperti dilaporkan Reuters.

Konflik Nagorno-Karabakh antara Armenia dan Azerbaijan pecah pada September. Keduanya saling menyalahkan hingga akhirnya disepakati perjanjian gencatan senjata pada 9 November.

Perjanjian yang ditandatangani oleh Armenia, Azerbaijan, dan Rusia dianggap menjadi kemenangan bagi Baku dan kekalahan bagi Yerevan. Di dalam berisi Baku dapat mengambil alih kendali kembali di Tepi Barat.

Warga menolak perjanjian dan marah pada Pashinyan. Mereka menggelar aksi protes untuk menuntut mundur Pashinyan.

Meskipun para pendukungnya memenuhi pemakaman itu, rekaman yang dipublikasikan di televisi Armenia menunjukkan para kritikus Pashinyan meneriakkan, "Nikol adalah pengkhianat!" saat konvoinya lewat, dikawal oleh pengamanan ketat.

Oposisi Armenia telah meminta para pendukungnya untuk bergabung dalam pemogokan nasional pada 22 Desember, di akhir masa berkabung selama tiga hari, untuk menekan Pashinyan agar mengundurkan diri atas kerugian yang ditimbulkan dalam konflik di Nagorno-Karabakh.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Apa Kabar Vaksin Nusantara?

Kamis, 15 April 2021

Artikel Lainnya

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing-wen Beberkan Komitmen Taiwan Jaga Perdamaian Indo-Pasifik
Dunia

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing..

15 April 2021 12:12
Komentar Pedas Erdogan Untuk PM Italia Yang Menyebutnya Diktator
Dunia

Komentar Pedas Erdogan Untuk..

15 April 2021 11:52
Perseteruan Rusia-Ukraina: Kapal Perang AS Mundur Dari Laut Hitam
Dunia

Perseteruan Rusia-Ukraina: K..

15 April 2021 11:20
Peringatan China Untuk Barat: Jangan Jadikan Hong Kong Sebagai Pion
Dunia

Peringatan China Untuk Barat..

15 April 2021 11:16
Kontroversi Penyebab Kematian George Floyd, Kehabisan Oksigen Hingga Penyakit  Jantung
Dunia

Kontroversi Penyebab Kematia..

15 April 2021 10:49
Perkuat Sistem Pertahanan Udara, Turki Punya Teknologi Rudal Udara-Ke-Udara Bozdogan
Dunia

Perkuat Sistem Pertahanan Ud..

15 April 2021 10:48
Pasang Badan, AS Akan Bantu Pertahanan Ukraina Lawan Rusia
Dunia

Pasang Badan, AS Akan Bantu ..

15 April 2021 10:23
Dukung Kompetisi Sepak Bola Copa America 2021, Sinovac Sepakat Kirim 50.000 Dosis Vaksin Covid-19
Dunia

Dukung Kompetisi Sepak Bola ..

15 April 2021 10:21