Jurus Jitu Vietnam Perangi Covid-19

Dutabesar Vietnam untuk Indonesia Pham Vinh Quang dalam kegiatan hybrid luncheon/RMOL

Vietnam merupakan salah satu negara yang menuai apresiasi internasional dalam hal perang melawan Covid-19.


Negara tersebut dianggap cekatan dalam merespon pandemi Covid-19 sejak kasus pertama terjadi.

Data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) John Hopkins University per 21 Desember (21/12), menunjukkan bahwa sejak awal pandemi, Vietnam memiliki total kasus 1.414 dengan 35 orang meninggal dunia. Vietnam bahkan sempat memiliki nol kasus Covid-19 baru selama beberapa bulan.

Dalam informal year-end hybrid luncheon yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia dalam rangka peringaran 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Vietnam pada Selasa (22/12), Dutabesar Vietnam untuk Indonesia Pham Vinh Quang menjelaskan soal penanganan Covid-19 di negaranya.

Menurutnya, hingga saat ini Covid-19 masih menjadi ancaman nyata banyak negara di dunia. Vietnam sendiri, sejak awal pandemi tidak pernah memandang sebelah mata ancaman Covid-19 tersebut.

"Pertama kita harus melihat. bahwa Indonesia dan Vietnam sama-sama terus berupaya untuk mengatasi dan memitigasi pandemi Covid-19," ujarnya.

"Ada beberapa hal yang Vietnam lakukan, yakni respon awal yang cepat dan tepat," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa kasus pertama Covid-19 terjadi di Vietnam pada bulan Januari lalu. Sekitar tujuh hari setelahnya, pemerintah Vietnam bergegas untuk membuat komite nasional untuk menangani dan melawan pandemi Covid-19.

Hal lain yang juga membuat Vietnam berhasil mengendalikan penularan Covid-19 dengan baik adalah pembatasan yang ketat.

"Kita juga menutup perbatasan dan memberlakukan larangan perjalanan bagi warga asing dan menerapkan aturan 14 hari karantina yang ketat," jelas Dubes Quang.

Tidak sampai disitu, masih kata Dubes Quang, meski tidak menerapkan lockdown nasional, namun Vietnam menerapkan lockdown lokal untuk sejumlah area atau wilayah di mana ada kasus Covid-19.

"Sehingga hal tersebut tidak membuat virus menyebar lebih luas lagi ke masyarakat," tambanhnya.

Hal lain yang juga tidak kalah besar perannya dalam menekan penularan virus corona adalah keterlibatan aktif warga Vietnam itu sendiri dan transparansi infomasi.

"Bahkan sebelum WHO menyarankan untuk mengenakan masker di tempat umum, Vietnam sudah lebih dulu memberlakukan aturan semacam itu," terangnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bangladesh Relokasi Lagi Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Pulau Terpencil
Dunia

Bangladesh Relokasi Lagi Rib..

04 Maret 2021 08:11
Pengadilan Kriminal Internasional Luncurkan Penyelidikan Kejahatan Di Wilayah Palestina
Dunia

Pengadilan Kriminal Internas..

04 Maret 2021 08:07
Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis
Dunia

Pelaku Gunakan Pisau Di Swed..

04 Maret 2021 07:55
Myanmar: Kepala UE Kecam Pelanggaran HAM Oleh Militer
Dunia

Myanmar: Kepala UE Kecam Pel..

04 Maret 2021 07:42
Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Turki Dan Bosnia Herzegovina Teken Perjanjian Keuangan Militer
Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertah..

04 Maret 2021 07:09
PBB: 38 Orang Tewas Dalam Hari Paling Berdarah Di Myanmar
Dunia

PBB: 38 Orang Tewas Dalam Ha..

04 Maret 2021 06:59
Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja
Dunia

Blinken: China Adalah Ujian ..

04 Maret 2021 06:25
Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes
Dunia

Korban Covid Muslim Dikuburk..

04 Maret 2021 06:11