Erdogan Marah, Pengadilan HAM Eropa Desak Turki Bebaskan Tersangka Teroris

Presiden Erdogan betbicara pada pertemuan kelompok parlemen partainya 28 Oktober 2020/Net

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan angkat bicara soal seruan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR) yang meminta agar negara itu membebaskan politisi Kurdi Selahattin Demirtas.

Erdogan mengatakan seruan ECHR adalah sesuatu yang munafik, selain itu dia juga kembali menegaskan bahwa hanya pengadilan Turki yang berhak memutuskan kasusnya.

Pengadilan Tinggi ECHR memutuskan pada hari Selasa (22/12) waktu setempat, bahwa Turki harus segera membebaskan Demirtas, mantan pemimpin Partai Rakyat Demokratik (HDP) yang telah dipenjara selama lebih dari empat tahun karena pelanggaran terkait terorisme. Dikatakan, pembenaran untuk penahanannya menutupi pembatasan pluralisme dan debat politik.
Berbicara kepada anggota Partai AK yang saat ini berkuasa, Erdogan mengatakan pengadilan ECHR membela 'teroris'. Erdogan juga kembali mengulangi pandangannya bahwa Demirtas bertanggung jawab atas kematian puluhan orang dalam protes tahun 2014 yang merupakan inti dari dakwaan terhadapnya.

"Jika ECHR ingin dihormati oleh Turki, perlu mempertanyakan kontradiksinya sendiri," katanya, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (23/12).

"Pembicaraannya menyangkut orang bertopeng politikus yang akrab dengan PKK dan tangannya berlumuran darah puluhan orang," lanjutnya.

Presiden mengatakan Demirtas bersalah karena tidak dapat menjauhkan diri dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Demirtas menghadapi hukuman hingga 142 tahun penjara jika terbukti menjadi pemimpin organisasi teroris atas pidatonya selama protes 2014 yang berubah menjadi kekerasan dan menyebabkan kematian 37 orang. Sebuah tuduhan yang disangkalnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

Kecam Bentrokan Di Masjid Al Aqsa, Erdogan: Israel Negara Teroris Yang Kejam
Dunia

Kecam Bentrokan Di Masjid Al..

09 Mei 2021 06:12
Bantu Kamboja Perangi Covid-19, Jepang Sumbang 35 Unit Ambulans
Dunia

Bantu Kamboja Perangi Covid-..

09 Mei 2021 00:28
Indonesia: Pengusiran Paksa Warga Palestina Dan Kekerasan Di Masjid Al Aqsa Melukai Perasaan Umat Muslim
Dunia

Indonesia: Pengusiran Paksa ..

09 Mei 2021 00:21
Jelang Mothers Day, Lembaga Advokasi AST Suarakan Aspirasi Kaum Perempuan Turki
Dunia

Jelang Mothers Day, Lembaga ..

08 Mei 2021 19:09
Khamenei: Israel Bukan Negara, Tapi Basis Teroris!
Dunia

Khamenei: Israel Bukan Negar..

08 Mei 2021 17:12
Penuh Percaya Diri, Xi Jinping Yakin China Berhasil Selenggarakan Olimpiade Beijing 2022 Sesuai Jadwal
Dunia

Penuh Percaya Diri, Xi Jinpi..

08 Mei 2021 16:58
Tambang Kapur Meledak Di India, Sedikitnya 10 Pekerja Tewas Dan Puluhan Lainnya Dinyatakan Hilang
Dunia

Tambang Kapur Meledak Di Ind..

08 Mei 2021 15:54
Bentrokan Sheikh Jarrah:  Politisi AS Kecam Israel Yang Gusur Paksa Warga Palestina
Dunia

Bentrokan Sheikh Jarrah: Po..

08 Mei 2021 15:20