Protes Belum Juga Usai, PM Modi Ajak Petani Kembali Berdiskusi

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Perdana Menteri India Narendra Modi kembali menawarkan para petani untuk melakukan pembicaraan baru untuk mengakhiri kebuntuan terkait aksi protes terhadap UU reformasi pertanian baru.

Sejak 26 Desember ribuan petani telah melakukan aksi unjuk rasa dengan berkemah di dekat beberapa titik masuk ke New Delhi untuk menolak tiga UU yang menurut mereka merugikan petani kecil.

Sementara itu, dalam pidatonya yang disiarkan secara langsung pada Jumat (25/12), Modi bersikeras menyatakan bahwa UU yang telah disahkan pada Maret itu akan memberikan petani keuntungan dengan kebabasan menjual produk mereka di mana saja dan kepada siapa pun.

"Kebohongan tersebar bahwa mandis (pasar) lokal akan ditutup, harga dukungan minimum akan dihentikan. Jangan salah arah oleh mereka yang memiliki motif politik," kata Modi, seperti dikutip AFP.

"Saya mengatakan ini dengan kerendahan hati bahwa kami siap membahas setiap masalah petani, bahkan dengan (partai politik) yang menentang kami, demi petani kami," lanjutnya.

Dalam skema bantuan tahun lalu, Mode telah menggelontorkan 2,5 miliar dolar AS kepada 90 juta petani India, di mana petani kecil mendapat transfer tunai sebesar 6.000 rupee dalam empat kali angsuran.

Sektor pertanian di India menyumbang 15 persen dari total perekonomian 2,7 triliun dolar AS. Sektor itu juga menyerap 70 persen lapangan kerja dari 1,3 miliar populasi India.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32