Bagai Durian Runtuh, Pria Inggris Temukan Harta Karun Rp 14 Miliar Saat Amati Burung

Koin Celtic/Net

Seorang pria berusia 50-an asal Inggris tidak pernah menyangka bisa mendapatkan harta karun ketika sedang mengamati burung.

Pria beruntung itu mengaku menemukan harta karun berisi koin Celtic kuno dalam sebuah guci. Diperkirakan ada sekitar 1.300 koin emas Celtic yang ada di dalam guci tersebut dengan total nilai 1 juta dolar AS atau setara dengan Rp 14 miliar (Rp 14.000/dolar AS).

Kepada majalah Treasure Hunting, ia mengatakan menemukan harta karun itu ketika tengah mengamati burung.

"Setelah menyaksikan adu antara burung buzzard dan sepasang buruk gagak, saya menatap ke bawah dan melihat sesuatu tergeletak di tanah yang dibajak di sekitar tepi lapangan," kisahnya, seperti dikutip Daily Mail, Minggu (27/12).

"Saya membungkuk dan mengambil apa yang saya pikir mesin cuci tua, menggosoknya dan merasakan ketebalannya," lanjutnya.

"Saya melihat kilatan emas dan menyadari itu adalah koin Celtic yang indah, membuat saya terduduk dengan sangat terkejut," sambungnya sembari menyebut membawa detektor dari rumahnya.

Setelah menggali sekitar 18 inci, pria itu kemudian menemukan apa yang tampak seperti gelang tembaga, tetapi sebenarnya adalah pinggiran dari guci yang menampung koin.

Koin tersebut kemungkinan berasal pada pertengahan abad pertama, ketika Ratu Boudicca dari suku Celtic Iceni Inggris melancarkan pemberontakan melawan Kekaisaran Romawi. Ada kemungkinan bahwa koin tersebut adalah 'deposit' dari peti perangnya.

Saat ini petugas koroner akan memutuskan apakah pria tersebut dapat menjual harta karunnya ke museum dengan harga tertentu atau menyimpannya sendiri.

Tetapi setiap hasil yang dia hasilkan harus berbagi dengan sang pemilik ladang.

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19