Cari Pengganti Bumi, NASA Pertimbangkan Rekayasa Genetik Untuk Tinggal Di Mars

Ilustrasi Mars/Net

Mencari planet dan bulan lain yang cocok untuk kehidupan manusia terus dilakukan oleh para ilmuwan. Di antara planet yang memungkinkan, Mars menjadi salah satu yang memiliki potensi.

Kepala Ilmuwan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika (NASA) Dr. James Green mengatakan, astronot masa depan dapat direkayasa secara genetis sebagai percobaan untuk hidup di Mars.

Menurut ilmuwan tersebut, mempelajari kehidupan yang telah berevolusi di lingkungan yang sama sekali berbeda dari Bumi akan memberikan contoh bagaimana mereka mengembangkan mekanisme untuk bertahan hidup di dalamnya.

"Jika kita dapat memecahkannya, jika kita dapat memecahkan konsep kemampuan untuk hidup dan tumbuh menggunakan, menggunakan perubahan baru dalam struktur DNA kita yang mungkin benar-benar dilakukan oleh bentuk kehidupan lain, maka kita bisa pergi ke mana saja di galaksi yang kita inginkan," ujar Green, seperti dikutip Sputnik, Minggu (27/12).

"Maksud saya, itu hanya membuka segalanya!" seru dia.

Green mengatakan, ketika kehidupan mikroba dapat dimukan di area Tata Surya, maka akan menjadi penemuan yang sepenuhnya mengubah pandangan umat manusia.

Sementara itu, NASA sendiri saat ini tengah mempersiapkan misi ke Mars dengan penjelajah Perseverance. Misi akan mendarat di Kawah Jezero pada Februari 2021 setelah perjalanan enam bulan.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23