Soal Gencatan Senjata Armenia-Azerbaijan, Kremlin: Kami Tidak Tahu, Putin Terlibat Secara Pribadi

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Presiden Rusia Vladimir Putin terlibat banyak secara langsung untuk mengakhiri gejolak di Nagorno Karabakh beberapa waktu lalu.

Jurubicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Putin menghabiskan beberapa harinya dengan menggunakan telepon untuk pembicaraan dengan Azerbaijan dan Armenia.

"Kami tidak tahu (apa yang Putin katakan kepada Baku dan Yerevan untuk menghentikan konflik), karena presiden memang terlibat dalam hal ini secara pribadi, serta menghabiskan banyak hari dengan telepon di tangannya," kata Peskov, seperti dimuat Sputnik.

Bukan hanya melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Putin juga berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

"Rusia telah memainkan peran kunci untuk menghentikan pertumpahan darah," tekan Peskov.

Menurut Peskov, Rusia berhasil menyelesaikan masalah hanya berkat menjaga hubungan yang baik, konstruktif, dan saling menghormati dengan Baku dan Yerevan.

Konflik Nagorno-Karabakh yang berlangsung puluhan tahun antara Armenia dan Azerbaijan. Namun konflik bersenjata mulai pecah pada akhir September, mengakibatkan korban militer dan sipil di kedua sisi.

Permusuhan berakhir setelah kedua pihak menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Rusia pada 9 November. Kesepakatan itu mengakibatkan hilangnya sebagian besar wilayah yang dikendalikan oleh republik Nagorno-Karabakh dan penempatan penjaga perdamaian Rusia ke wilayah tersebut.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32