Kasus Varian Baru Virus Corona Bertambah, India Kemungkinan Perpanjang Penutupan Penerbangan Dari Dan Ke Inggris

Bandara di India/Net

Munculnya tujuh kasus dari varian baru virus corona di India diperkirakan akan memperpanjang pemberlakuan penutupan penerbangan India-Inggris.

Menteri Penerbangan Sipil Union Hardeep Singh Puri mengisyaratkan hal itu dalam keterangannya, Selasa (29/12).

Minggu lalu, kementerian telah mengumumkan penangguhan semua penerbangan antara Inggris dan India mulai 23 Desember hingga 31 Desember karena adanya varian virus yang bermutasi.

Dengan adanya kasus baru, bisa saja penupan itu diperpanjang lagi,

"Saya memperkirakan ada perpanjangan penutupan sementara penerbangan India-Inggris. Dalam satu atau dua hari ke depan, kami akan menginformasikan lebih lanjut," katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari India TV News, Selasa (29/12).

Negara-negara termasuk Kanada, Turki, Belgia, Italia dan Israel telah melarang penerbangan dari Inggris karena pemerintah Inggris memperingatkan bahwa jenis baru virus coroa begitu kuat bahkan "di luar kendali" dan memberlakukan penguncian yang ketat mulai hari Minggu.

Regulator penerbangan DGCA mengatakan semua maskapai penerbangan harus memastikan bahwa penumpang yang bepergian dari Inggris tidak naik penerbangan mereka dari mana pun di luar Inggris untuk datang ke India selama periode penangguhan.

Regulator mengatakan penangguhan tersebut tidak akan berlaku untuk penerbangan kargo.

Penumpang internasional yang telah tiba di India selama 14 hari terakhir, jika bergejala dan dites positif, akan menjalani pengurutan genom, mengingat kekhawatiran jenis Covid-19 baru di Inggris Raya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32