Waswas Diserang Iran, AS Kerahkan Pasukan Pengebom Ke Timur Tengah

Pesawat pengebom B-25/Net

Amerika Serikat (AS) dilaporkan sudah mengirim awak pesawat B-52H Stratofortess ke Timur Tengah. Itu dilakukan menjelang peringatan pembunuhan jenderal kawakan Iran, Qassam Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS.

Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Rabu (30/12) mengumumkan, pihaknya telah mengerahkan awak pesawat B-52H dari Pangkalan Angkatan Udara Minot di North Dakota ke Timur Tengah.

CENTCOM menyebut pengerahan itu dilakukan sebagai komitmen AS untuk keamanan regional dan menunjukkan kemampuan unik untuk dengan cepat mengerahkan kekuatan tempur yang luar biasa dalam waktu singkat.

"AS terus mengerahkan kemampuan siap tempur ke dalam area tanggung jawab CENTCOM untuk mencegah musuh potensial," ujar kepala CENTCOM Jenderal Frank McKenzie, seperti dikutip Sputnik.

"Kami tidak mencari konflik, tetapi tidak ada yang boleh meremehkan kemampuan kami untuk mempertahankan kekuatan kami atau bertindak tegas dalam menanggapi serangan apa pun," lanjutnya.

Mengutip seorang perwira senior, Polico melaporkan, para pengebom itu dikerahkan sebagai unjuk kekuatan yang dimaksudkan untuk mencegah Iran melakukan serangan terhadap tentara atau aset militer AS.

Lantaran sebelumnya AS mengaku menerima sinyal bahwa Iran mungkin akan merencanakan serangan ke Irak atau tempat lain di kawasan dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu, jurubicara pemerintah Iran Ali Rabiei memperingatkan AS untuk tidak memiliterisasi wilayah Teluk Persia.

"Kami tidak melihat militerisasi di kawasan Teluk Persia untuk kepentingan negara mana pun di kawasan atau dunia," kata Rabiei.

Hubungan antara AS dan Iran memburuk setelah Presiden Donald Trump secara sepihak menarik Washington dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015 pada 2018.

Setelah itu, pada 3 Januari 2020, Trump memerintahkan serangan drone yang membunuh Soleimani. Insiden itu membuat hubungan antara Washington dan Teheran semakin tegang.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32