Tak Ingin Ambil Risiko, Australia Tunggu Hasil Vaksinasi Massal Di Inggris Dan AS

Vaksin Covid-19/Net

Australia tidak ingin mengambil risiko dengan mempercepat program vaksinasi Covid-19 seperti halnya yang dilakukan oleh Inggris.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia tidak berada dalam situasi darurat untuk segera memberikan izin penggunaan darurat pada vaksin Covid-19.

"Australia tidak berada dalam situasi darurat seperti Inggris. Jadi kami tidak perlu mengambil jalan pintas. Kami tidak harus mengambil risiko yang tidak perlu," kata Morrison pada Selasa (5/1), seperti dikutip AFP.

Walaupun beberapa negara sudah memulai program vaksinasi, regulator obat Australia memutuskan untuk tidak memberikan izin penggunaan darurat setidaknya hingga bulan depan. Sementara vaksinasi akan dimulai pada akhir Maret.

Morrison mengatakan, Inggris saat ini memiliki beberapa masalah, khususnya terkait dengan varian baru virus corona. Alhasil mereka meluncurkan vaksin dalam fase yang paling awal.

"Mereka tidak menguji sejumlah vaksin sebelum disebarluaskan ke seluruh populasi, itu pemahaman saya," ucap Morrison.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan, vaksinasi massal yang dilakukan oleh Inggris, Amerika Serikat (AS), dan sejumlah negara lainnya dapat dimanfaatkan oleh Australia untuk mendapatkan lebih banyak data tentang keamanan vaksin.

Sempat mengalami lonjakan kasus yang luar biasa, Australia berhasil menekan infeksi di kota-kota besar.

Pemerintah juga sudah mendapatkan kesepakatan pembelian sebesar 54 juta dosis vaksin AstraZeneca-Universitas Oxford, 10 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, dan 51 juta dosis vaksin Novavax.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32