Kunjungi Sudan Untuk Pertama Kalinya, Menteri Keuangan AS Fokus Bahas Ekonomi Dan Kemungkinan Keringanan Utang

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin/Net

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin tiba di Sudan pada Rabu (6/1) waktu setempat, dalam kunjungan pertama yang dilakukan oleh seorang pejabat senior Amerika sejak pemerintahan Presiden Donald Trump menghapus negara Afrika itu dari daftar negara sponsor terorisme.

Mnuchin mendarat di bandara internasional Khartoum, di mana dia diterima oleh penjabat Menteri Keuangan Heba Mohammed Ali, dan Kuasa Usaha AS di Sudan Brian Shukan, kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah kunjungan pertama seorang kepala keuangan AS ke Sudan,” kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (7/1).

Selama di Sudan, Mnuchin juga akan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi, sekutu dekat Trump. Kunjungan tersebut adalah bagian dari kesibukan selama hari-hari terakhir pemerintahan Trump.

Menteri Keuangan AS juga diperkirakan akan bertemu dengan para pemimpin Sudan, termasuk kepala dewan kedaulatan yang berkuasa Jenderal Abdel-Fattah Burhan, dan Perdana Menteri Abdalla Hamdok.
“Kunjungan satu hari Mnuchin difokuskan pada ekonomi negara yang sedang berjuang dan kemungkinan bantuan ekonomi AS, termasuk potensi keringanan utang,” kata pernyataan itu.

Sudan sendiri saat ini memiliki lebih dari 60 miliar dolar AS utang luar negeri, dan keringanan utang serta akses ke pinjaman luar negeri secara luas dipandang sebagai pintu gerbang menuju pemulihan ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Agustus menjadi diplomat tertinggi Amerika pertama yang mengunjungi Sudan sejak 2005, ketika Condoleezza Rice berkunjung. Pompeo juga merupakan pejabat AS paling senior yang mengunjungi negara Afrika itu sejak penggulingan Omar al-Bashir tahun lalu.

Bulan lalu, pemerintahan Trump menyelesaikan penghapusan Sudan dari daftar negara sponsor terorisme AS. Langkah tersebut merupakan insentif utama bagi pemerintah di Khartoum untuk menormalisasi hubungan dengan Israel .

Kedua negara, Sudan dan Israel, telah sepakat untuk memiliki hubungan diplomatik penuh, menjadikan Sudan negara Arab ketiga - setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain - yang bergerak untuk menormalisasi hubungan dengan Israel akhir tahun lalu, yang kemudian disusul oleh Maroko.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Apa Kabar Vaksin Nusantara?

Kamis, 15 April 2021

Artikel Lainnya

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing-wen Beberkan Komitmen Taiwan Jaga Perdamaian Indo-Pasifik
Dunia

Sambut Delegasi AS, Tsai Ing..

15 April 2021 12:12
Komentar Pedas Erdogan Untuk PM Italia Yang Menyebutnya Diktator
Dunia

Komentar Pedas Erdogan Untuk..

15 April 2021 11:52
Perseteruan Rusia-Ukraina: Kapal Perang AS Mundur Dari Laut Hitam
Dunia

Perseteruan Rusia-Ukraina: K..

15 April 2021 11:20
Peringatan China Untuk Barat: Jangan Jadikan Hong Kong Sebagai Pion
Dunia

Peringatan China Untuk Barat..

15 April 2021 11:16
Kontroversi Penyebab Kematian George Floyd, Kehabisan Oksigen Hingga Penyakit  Jantung
Dunia

Kontroversi Penyebab Kematia..

15 April 2021 10:49
Perkuat Sistem Pertahanan Udara, Turki Punya Teknologi Rudal Udara-Ke-Udara Bozdogan
Dunia

Perkuat Sistem Pertahanan Ud..

15 April 2021 10:48
Pasang Badan, AS Akan Bantu Pertahanan Ukraina Lawan Rusia
Dunia

Pasang Badan, AS Akan Bantu ..

15 April 2021 10:23
Dukung Kompetisi Sepak Bola Copa America 2021, Sinovac Sepakat Kirim 50.000 Dosis Vaksin Covid-19
Dunia

Dukung Kompetisi Sepak Bola ..

15 April 2021 10:21