Kerusuhan Capitol Hill Buat Kongres Tolak Keberatan Republik Atas Suara Di Dua Negara Bagian

Kerusuhan di Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat/Net

Kongres telah melanjutkan kembali sidang penghitungan suara elektoral untuk pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), setelah sebelumnya sempat terhenti akibat kerusuhan di Capitol Hill pada Rabu (6/1).

Dalam sesi gabungan tersebut, anggota DPR dan Senat menghitung suara elektoral dari 50 negara bagian dan Distrik Columbia.

Dalam prosesnya, anggota dapat menyatakan keberatan atas suara dari negara bagian secara tertulis. Pengajuan keberatan dapat disampaikan kepada Wakil Presiden Mike Pence sebagai pemimpin sesi. Debat untuk setiap sesi sendiri akan dibatasi maksimal dua jam.

Sejumlah anggota Partai Republik sendiri sudah menyatakan niatnya untuk mengajukan keberatan di beberapa negara bagian kunci, di mana Presiden Donald Trump mengajukan gugatan hukum.

Sayangnya, upaya tersebut gagal dan disinyalir disebabkan oleh upaya Trump untuk mengganggu sidang dengan memanggil para pendukungnya yang memicu kerusuhan.

Media cetak The Wall Street Journal dalam memberikan tajuk "Mob Storms Capitol" dalam headlinenya.

Media itu juga menyebut, anggota parlemen menolak membatalkan hasil di dua negara bagian setelah kerusuhan pro-Trump mengganggu Kongres.

Dikutip dari CNN, dua negara bagian tersebut adalah Arizona dan Pennsylvania.

Anggota Republik dari Arizonan, Paul Gosar dan Senator Republik Ted Cruz menyatakan keberatan atas hasil suara di negara bagian itu. Tapi Senat dan DPR sendiri menolak keberatan tersebut, dengan 93:6 untuk Senat dan 303:121 untuk DPR.

Hal serupa juga terjadi untuk suara di Pennsylvania. Anggota Republik dari Pennsylvania, Scott Perry dan Senator Republik Joshua Hawley menyatakan keberatannya. Sayangnya mereka ditolak dengan hasil 92:7 di Senat dan masih menunggu pemungutan suara di DPR.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bangladesh Relokasi Lagi Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Pulau Terpencil
Dunia

Bangladesh Relokasi Lagi Rib..

04 Maret 2021 08:11
Pengadilan Kriminal Internasional Luncurkan Penyelidikan Kejahatan Di Wilayah Palestina
Dunia

Pengadilan Kriminal Internas..

04 Maret 2021 08:07
Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis
Dunia

Pelaku Gunakan Pisau Di Swed..

04 Maret 2021 07:55
Myanmar: Kepala UE Kecam Pelanggaran HAM Oleh Militer
Dunia

Myanmar: Kepala UE Kecam Pel..

04 Maret 2021 07:42
Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Turki Dan Bosnia Herzegovina Teken Perjanjian Keuangan Militer
Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertah..

04 Maret 2021 07:09
PBB: 38 Orang Tewas Dalam Hari Paling Berdarah Di Myanmar
Dunia

PBB: 38 Orang Tewas Dalam Ha..

04 Maret 2021 06:59
Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja
Dunia

Blinken: China Adalah Ujian ..

04 Maret 2021 06:25
Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes
Dunia

Korban Covid Muslim Dikuburk..

04 Maret 2021 06:11