Polisi Capitol Hill Berfoto Selfie Dengan Pengunjuk Rasa, Netizen Heboh: Narsis Dengan Teroris!

Viral di media sosial, di tengah serbuan Cepitol Hill, salah seorang polisi bersedia diminta selfie dengan pengunjuk rasa/Net

Di tengah kepanikan serbuan pengunjuk rasa di Capitol Hill serta di antara banyak pertanyaan tentang ketidaksiapan aparat di acara yang sangat penting itu, media sosial malah diramaikan dengan rekaman video yang membuat anggota parlemen meradang.

Salah satu akun, Timothy Burke, mengunggah rekaman video live, di mana seorang petugas kepolisian Capitol bersedia berselfie dengan salah satu pengunjung rasa.

Di dalam video terlihat ruang (entah di bagian mana di Capitol Hill) yang penuh dengan aparat dan penjaga beserta beberapa orang pengunjuk rasa yang berhasil ditenangkan. Terlihat seorang pengunjuk rasa mengajak salah seorang polisi untuk selfie.

Akun Timotthy Burke itu menulis: "Polisi mengambil foto narsis dengan para teroris."

Dalam beberapa menit unggahan itu ramai dikerumuni netizen.

"Jika orang kulit hitam bersenjata menyerbu gedung DPR, mereka akan ditembak. Tetapi jika Anda berkulit putih dan menyebut diri Anda seorang patriot, Anda mendapatkan foto selfie. WTF?!" ujar akun Samantha Merie.

"Apakah Kepolisian Capitol bekerja sama dengan Teroris Trump? Nampaknya terlihat seperti itu," kata yang lain.

"Hai Twitter: Adakah yang bisa mengidentifikasi polisi atau pengunjuk rasa ini yang mengambil foto selfie ? Ini membuatku sangat jijik!"

"Mungkin polisi itu ketakutan dan hanya mencoba menenangkan kerumunan. Dia kalah jumlah," ujar akun Kimbra Cable.

Sementara sebuah akun mengatakan bahwa ada dugaan beberapa pengunjuk rasa mengenakan seragam kepolisian.  

Dikutip dari Fox News, salah satu senator, Karen Bass, mengecam apa yang ada di video itu. Mengatakan bahwa itu sangat tidak pantas, sementara semua orang berjuang untuk menyelamatkan demokrasi.

Karen Bass yang sangat marah mengatakan, "Maukah kamu berfoto selfie dengan seseorang yang telah merusak dan merampok bank?” tanyanya.

"Aku tidak bisa membayangkan jika beberapa ribu pengunjuk rasa (Black Lives Matters) telah turun ke Capitol, bahwa akan ada 13 orang yang akan ditangkap."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Dubes Umar Hadi: Digitalisasi Produk Ekonomi Kreatif, Suatu Keniscayaan
Dunia

Dubes Umar Hadi: Digitalisas..

06 Maret 2021 21:38
Bertemu Ulama Syiah Irak Dan Kunjungi Tempat Kelahiran Nabi Ibrahim, Paus Berterima Kasih Kepada Umat Muslim
Dunia

Bertemu Ulama Syiah Irak Dan..

06 Maret 2021 18:48
Dalai Lama Tenzin Gyatso Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19, Ajak Pengikutnya Tak Ragu Divaksin
Dunia

Dalai Lama Tenzin Gyatso Ter..

06 Maret 2021 17:58
Menandai Hari Ke-100 Aksi Protes, Petani India Blokir Enam Ruas Jalan Tol
Dunia

Menandai Hari Ke-100 Aksi Pr..

06 Maret 2021 17:47
Konflik Myanmar Dan Jalan Buntu Dewan Keamanan PBB
Dunia

Konflik Myanmar Dan Jalan Bu..

06 Maret 2021 16:29
Ledakan Gas Alam Texas: Satu Rumah Terbakar, Sepuluh Luka-luka
Dunia

Ledakan Gas Alam Texas: Satu..

06 Maret 2021 15:38
Senegal Membara, Massa Lakukkan Protes Besar-besaran Atas Penangkapan Pemimpin Oposisi Ousmane Sonko
Dunia

Senegal Membara, Massa Lakuk..

06 Maret 2021 15:04
Spesialis Keamanan Komputer AS: 30.000 Organisasi Di Seluruh Amerika Serikat Diretas Unit Spionase Dunia Maya China
Dunia

Spesialis Keamanan Komputer ..

06 Maret 2021 14:21