PM Australia Khawatir Pembebasan Abu Bakar Baasyir Menambah Luka Keluarga Korban

Abu Bakar Baasyir/Net

Pembebasan mantan terpidana terorisme, Abu Bakar Baasyir, dikomentari oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Abu Bakar Baasyir telah dibebaskan pada Jumat pagi (8/1) dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Ia langsung dibawa ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Suarakarta, Jawa Tengah.

Ulama berusia 83 tahun itu resmi keluar setelah mendekam di penjara selama 10 tahun dari masa hukuman 15 tahun, karena mendapat remisi selama 55 bulan.

Meski begitu, ia masih akan menjalani program deradikalisasi antiterorisme.

Abu Bakar Baasyir dihukum karena keterlibatannya menggalang dana untuk mendirikan kamp pelatihan yang diduga digunakan oleh para pelaku terorisme pada 2010.

Meski begitu, Abu Kabar Baasyir juga diyakini menjadi dalang serangan bom Bali yang menewaskan 202 orang, banyak di antaranya adalah warga Australia.

Sejak rencana pembebasannya muncul, pemerintah Australia telah menyatakan keprihatinannya karena dikhawatirkan dapat meningkatkan ancaman terorisme.

PM Morrison sendiri menilai, pembebasan Abu Bakar Baasyir masih terlalu dini dan menambah luka keluarga korban aksi teror yang dilakukannya.

"Itu masih baru. Setelah bertahun-tahun, masih sangat baru," ujarnya, seperti dikutip AFP.

"Kami telah menjelaskan melalui kedutaan kami di Jakarta (terkait) kekhawatiran yang kami miliki bahwa orang-orang seperti itu harus dicegah untuk menghasut orang lain," tambahnya.

Lebih lanjut, Morrison mengatakan, Australia terus menyerukan agar pelaku serangan bom Bali mendapat hukuman. Tetapi ia akan mengormati sistem peradilan di Indonesia.

Sejumlah korban dan kerabat korban peristiwa bom Bali sendiri menyayangkan pembebasan Abu Bakar Baasyir.
 
Salah satunya adalah Phil Britten. Pria 40 persen tubuhnya terbakar karena insiden itu mengakku khawatir jika Abu Bakar Baasyir kembali meradikalisasi orang lain.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Bangladesh Relokasi Lagi Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Pulau Terpencil
Dunia

Bangladesh Relokasi Lagi Rib..

04 Maret 2021 08:11
Pengadilan Kriminal Internasional Luncurkan Penyelidikan Kejahatan Di Wilayah Palestina
Dunia

Pengadilan Kriminal Internas..

04 Maret 2021 08:07
Pelaku Gunakan Pisau Di Swedia, Tiga Orang Kritis
Dunia

Pelaku Gunakan Pisau Di Swed..

04 Maret 2021 07:55
Myanmar: Kepala UE Kecam Pelanggaran HAM Oleh Militer
Dunia

Myanmar: Kepala UE Kecam Pel..

04 Maret 2021 07:42
Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Turki Dan Bosnia Herzegovina Teken Perjanjian Keuangan Militer
Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Pertah..

04 Maret 2021 07:09
PBB: 38 Orang Tewas Dalam Hari Paling Berdarah Di Myanmar
Dunia

PBB: 38 Orang Tewas Dalam Ha..

04 Maret 2021 06:59
Blinken: China Adalah Ujian Terbesar, AS Siap Menghadapi Kapan Saja
Dunia

Blinken: China Adalah Ujian ..

04 Maret 2021 06:25
Korban Covid Muslim Dikuburkan Di Pulau Terpencil, Sri Lanka Menuai Protes
Dunia

Korban Covid Muslim Dikuburk..

04 Maret 2021 06:11