Farah.ID
Farah.ID

Misi Taiwan Beri Bantuan Covid-19 Kepada Petani Di Karawang Dan Bandung

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 13 Januari 2021, 21:44 WIB
Misi Taiwan Beri Bantuan Covid-19 Kepada Petani Di Karawang Dan Bandung
Taiwan Technical Mission (TTM) memberikan bantuan kepada para petani di Indonesia di tengah pandemi Covid-19/TETO
Pandemi Covid-19 telah merongrong kehidupan para petani di Indonesia. Kurangnya bahan hingga terhentinya pasokan modal usaha membuat banyak di antara mereka sulit mendapatkan kebutuhan pokok.

Melihat situasi tersebut, ICDF Taiwan, melalui Taiwan Technical Mission (TTM) di Indonesia bekerja sama dengan pemerintah setempat mempromosikan program bantuan di masa pandemi di Kabupaten Karawang dan Kota Bandung, Jawa Barat.

Di Kabupaten Karawang, TTM mengikuti kegiatan dapur umum yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah menjelang Idul Fitri di kecamatan Jayakerta. TTM menyediakan bahan bagi petani koperasi untuk bercocok tanam sayuran, kemudian beberapa petani menanam sayuran berkualitas tinggi.

"Sayur mayur dibagikan ke dapur umum di desa-desa Kecamatan Jayakerta, dan akhirnya dijadikan santapan bergizi dan lezat untuk dibagikan kepada keluarga miskin," ujar Taiwan Economic and Trade Office (TETO) dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (13/1).

TETO menyebut, kegiatan tersebut berlangsung selama satu bulan dengan membantu 6.900 keluarga.

Sementara di Bandung, TTM mempertahankan produksi tanaman yang stabil dengan mensubsidi petani yang kurang beruntung untuk bahan pertanian, dan menyumbangkan sebagian hasil pertanian kepada kalangan yang kurang beruntung.

Melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian Nasional (BBPP) Lembang Kementerian Pertanian Indonesia sebagai mitra proyek, TTM membantu sekitar 33 kelompok rentan di Bandung, termasuk pesantren, panti asuhan, panti jompo, dan yayasan lainnya. Lebih dari 55 ton jumlah produk disumbangkan dan sekitar 6.000 orang penerima manfaat.

Pimpinan TTM di Indonesia, Moh Gwo Jong mengatakan bahwa para ahli Taiwan tinggal di daerah pedesaan bersama dengan petani akar rumput, bekerja sama untuk mengejar kemajuan, dan berempati atas bencana dan kesulitan akibat Covid-19.

"Saya berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bantuan dan donasi di Bandung dan Karawang, yang merupakan area proyek kami, untuk menjelaskan proyek bantuan kami. Para petani secara pribadi menerima sumbangan materi dari TTM, dan menyadari bahwa mereka dapat memperoleh bimbingan teknis dan bantuan dalam penyimpanan, transportasi, dan tindakan pendukung lainnya. TTM memberikan berbagai dukungan untuk mengatasi keadaan darurat," ujar Moh.

TTM juga ikut menggandeng unit koperasi dan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut. Moh yakin, TTM berdasarkan keahlian dan pengalaman pengembangan pertanian Taiwan, dapat mengajak petani Indonesia bersama-sama menghadapi pandemi, dengan terus menerapkan strategi pengembangan pertanian.

Berbagai kegiatan TTM di Karawang dan Bandung sendiri mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Bahkan banyak para petani mengungkap keinginan untuk bekerja sama dengan TTM lebih lanjut.

TTM Taiwan di Indonesia sudah eksis selama hampir 45 tahun. Jejak pengembangan proyek yang berkelanjutan setelah pembinaan TTM masih dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Proyek Pengembangan Benih Padi Unggul, Proyek Pengembangan dan Pembudidayaan Usaha Pertanian yang diintensifkan wilayah Bandung, dan Proyek Pengembangan Hortikultura wilayah Karawang.

ARTIKEL LAINNYA