Turki Mulai Vaksinasi Covid-19, Menkes Fahrettin Koca Jadi Yang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca/Net

Pemerintah Turki akan memulai kampanye vaksinasi Covid-19 kepada seluruh staf perawatan kesehatan pada Kamis (14/1) waktu setempat. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca pada Rabu (13/1).

"Merupakan prioritas utama kami untuk menjalankan program vaksinasi secara transparan," ungkapnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Ranu (13/1).

Berbicara setelah pertemuan Dewan Penasihat Ilmiah Coronavirus di ibu kota Ankara, dia menjelaskan bahwa dengan mendapatkan vaksinasi, pejabat senior akan menjadi 'contoh' bagi masyarakat untuk mengikutinya.

"Vaksin telah dikirim ke depo kesehatan masyarakat di 81 provinsi," katanya, seraya menambahkan bahwa "hari ini adalah hari pertama era baru."

Setiap individu akan diberi dosis vaksin berdasarkan nama dengan barcode, Koca menambahkan, mengatakan: "Kami bertekad untuk memberikan vaksin dan mematuhi langkah-langkah dan pembatasan sampai pandemi berakhir."

"Saya ingin Anda yakin bahwa vaksin akan didistribusikan secara adil dan tidak akan ada praktik lain selain dari prioritas yang ditetapkan oleh Badan Ilmiah (Coronavirus). Orang yang akan divaksinasi sesuai dengan rencana akuisisi akan diberi tahu saat sekarang giliran mereka dan akan mendapatkan vaksinasi sesuai perjanjian," lanjutnya.

Belakangan, Koca menjadi orang pertama di Turki yang menerima vaksin Covid-19 China CoronaVac yang baru saja dikirimkan.  

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa setiap orang harus divaksinasi. Kita pasti harus mendapatkan vaksin untuk kembali ke kehidupan normal sehari-hari," tegasnya.

"Saya katakan sebelumnya bahwa ada cahaya di ujung terowongan. Hari ini adalah hari seperti itu. Saya yakin hari-hari mendatang akan cerah."

Mengikuti menteri, anggota panitia juga divaksinasi.

Sebelumnya pada Rabu, badan obat dan peralatan medis resmi Turki menyetujui CoronaVac untuk penggunaan darurat melawan virus corona baru.

Setelah evaluasi dosis, Badan Obat dan Alat Kesehatan Turki (TITCK) mengumumkan bahwa mereka telah mengesahkan vaksin yang dikenal sebagai CoronaVac yang dikembangkan oleh perusahaan SinoVac yang berbasis di Beijing.

Tiga juta dosis vaksin yang diproduksi oleh SinoVac tiba di Turki pada 30 Desember dan dipindahkan ke fasilitas penyimpanan medis di Kementerian Kesehatan. Sampel vaksin kemudian dibawa ke laboratorium TITCK untuk masa pengujian selama 14 hari.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Argentina Diguncang Gempa Berkekuatan 6,8 M, Gubernur Sergio Unac Minta Warga Tetap tenang
Dunia

Argentina Diguncang Gempa Be..

19 Januari 2021 16:53
Kolombia Akan Usir WNA Yang Gelar Pesta Di Tengah Pembatasan Covid-19
Dunia

Kolombia Akan Usir WNA Yang ..

19 Januari 2021 16:01
Mantan PNS Thailand Divonis 43 Tahun Penjara Usai Kritik Kerajaan
Dunia

Mantan PNS Thailand Divonis ..

19 Januari 2021 15:51
Filipina Dinyatakan Terbebas Dari Flu Burung H5N6
Dunia

Filipina Dinyatakan Terbebas..

19 Januari 2021 15:00
Ikhwanul Muslimin Kecam Keputusan Pemerintah Mesir Sita Aset Milik Kelompoknya: Ini Balas Dendam Bermotif politik
Dunia

Ikhwanul Muslimin Kecam Kepu..

19 Januari 2021 14:34
Nahas, 15 Buruh Migran Tewas Tertindih Truk Ketika Tidur Di Trotoar
Dunia

Nahas, 15 Buruh Migran Tewas..

19 Januari 2021 14:27
Siap Tangkis Serangan China, Taiwan Gelar Latihan Pertahanan Di Pangkalan Tentara Hukou
Dunia

Siap Tangkis Serangan China,..

19 Januari 2021 14:10
WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01