Demi Keselamatan Publik, Snapchat Ikut Singkirkan Akun Donald Trump Secara Permanen

Ilustrasi/Net

Snapchat mengikuti langkah sejumlah platform media sosial untuk menyingkirkan Presiden AS Donald Trump dari situs mereka secara permananen pada Rabu (13/1) waktu setempat.

Juru bicara Snapchat mengatakan langkah itu dilakukan demi keselamatan publik karena Trump dinilai telah mendorong dan menghasut kekerasan, hal yang bertentangan dengan pedoman platform tersebut

"Demi keselamatan publik dan berdasarkan upayanya untuk menyebarkan informasi yang salah, perkataan yang mendorong kebencian, dan menghasut kekerasan, yang jelas merupakan pelanggaran pedoman kami, kami telah membuat keputusan untuk secara permanen menghentikan akunnya," kata juru bicara, seperti dikutip dari Fox News, Kamis (14/1).

Pihak Snapchat menilai tindakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan efek jangka panjang pasca kerusuhan di Capitol Hill yang dilakukan oleh ribuan loyalis Trump pada 6 Januari lalu.

Snapchat pernah mengambil tindakan terhadap Presiden Trump pada bulan Juni tahun lalu dengan berhenti mempromosikan akun presiden di platform Discover. Langkah itu sebagai upaya membatasi jangkauannya ke pelanggan dan mereka yang mencarinya.

"Kami tidak akan memperkuat suara yang menghasut kekerasan dan ketidakadilan rasial dengan memberi mereka promosi gratis di Discover," kata perusahaan tersebut pada saat itu.

Sejak itu, Snapchat berulang kali menghapus konten Trump dan mengirim lusinan peringatan kepada presiden dan timnya karena melanggar pedoman komunitas dan persyaratan layanannya.

Persyaratan tersebut melarang penyebaran informasi yang salah, perkataan yang mendorong kebencian, pemujaan, atau hasutan untuk melakukan kekerasan.

Langkah serupa dilakukan oleh Facebook dan Twitter pada pekan lalu. YouTube juga ikut melakukan pemblokiran.

Ini akan menjadikan hari-hari terakhir Donald Trump sebagai Presiden AS, akan sangat berbeda, setelah hampir seluruh platform media sosial kompak menyingkirkannya.

YouTube pada Selasa (12/1) waktu setempat bahkan menghapus video yang baru-baru ini diunggah Trump  karena dianggap telah melanggar kebijakan yang menghasut kekerasan.

"Mengingat kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang sedang berlangsung, kami menghapus konten baru yang diupload ke saluran Donald J. Trump karena melanggar kebijakan kami," kata YouTube dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Rabu (13/1).

“Saluran tersebut sekarang untuk sementara dicegah mengupload konten baru selama 'minimal' 7 hari,” bunyi pernyataan itu.

Langkah Snapchat yang memblokir Trump mendapat tanggapan serius dari netizen alh-alih mendukung upaya tersebut.

"Mungkin Snapchat bisa meluangkan waktu untuk melarang para pengedar seks dan pengedar narkoba dalam kontennya," ujar netizen di bawah berita pembelokiran Snapchat.

"Kebebasan berbicara mungkin adalah hak kita yang paling suci. Agak menyedihkan betapa banyak orang tidak menghargainya." kata yang lain.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar
Dunia

Bagi-bagi Vaksin, India Kiri..

22 Januari 2021 18:04
15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona
Dunia

15 Tahun Mendekam Di Penjara..

22 Januari 2021 17:37
Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona
Dunia

Sekian Lama Bertahan, Hong K..

22 Januari 2021 17:13
Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad
Dunia

Empat Pejabat Tinggi Irak Di..

22 Januari 2021 17:09
Petugas Krematorium Jerman: Masih Banyak Yang  Anggap Remeh Corona, Padahal Sudah Ratusan Peti Mati Di Sini
Dunia

Petugas Krematorium Jerman: ..

22 Januari 2021 16:34
Tombol Merah Ajaib Trump Sudah Tidak Ada Lagi Di Meja Presiden Biden
Dunia

Tombol Merah Ajaib Trump Sud..

22 Januari 2021 16:16
Rapper Top AS Lil Wayne Ungkap Terima Kasih Kepada Donald Trump Atas Pengampunannya
Dunia

Rapper Top AS Lil Wayne Ungk..

22 Januari 2021 16:05
PBB Adopsi Resolusi Baru Untuk Perangi Sektarianisme Dan Lindungi Situs Suci
Dunia

PBB Adopsi Resolusi Baru Unt..

22 Januari 2021 15:46