Cerita Sri, WNI Yang Divaksin Covid-19 Di Italia: Hanya Pegal

Sri Winarni (kanan) saat bertugas di rumah sakit di Italia/RMOL

Kampanye vaksinasi Covid-19 mulai dilakukan di sejumlah negara di dunia sejak akhir tahun 2020 lalu, salah satunya adalah Italia.

Di antara mereka yang sudah mendapatkan suntukan vaksin Covid-19 di Italia, terdapat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Sri Winarni.

Kepada koresponden Kantor Berita Politik RMOL di Italia, Sri yang bekerja sebagai petugas kebersihan rumah sakit khusus Covid-19 di Italia Utara mengutarakan pengalamannya mendapatkan vaksin Covid-19.

Dia menuturkan bahwa sebagai staf kebersihan yang bekerja di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19, dirinya mendapatkan prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Sebagai informasi, Italia mulai menjalankan kampanye vaksinasi nasional (VaxDay) sejak 27 Desember 2020 dengan memprioritaskan dokter, perawat, staf dan petugas rumah sakit serta rumah jompo. Selain itu, mereka yang masuk daftar prioritas juga adalah korps militer dan polisi, serta warga diatas 80 tahun dengan atau tanpa penyakit bawaan. Kampanye ini dijalankan sejak Desember tahun lalu hingga Maret mendatang.

Sri pun masuk ke dalam salah satu di antara dfatar prioritas itu. Wanita yang telah bermukim di Italia sejak tahun 1999 dan telah bekerja di rumah sakit selama 11 tahun terakhir itu bercerita bahwa dirinya mendapat arahan dari penanggungjawab rumah sakit sejak sebulan lalu dan ditanya siapa saja yang bersedia untuk divaksin.

“Saya bersedia, kemudian saya mengisi formulir dan setelah itu saya tidak mendengar update, tiba-tiba kemarin saya ditelepon dan atasan saya mengatakan untuk dapat pada waktu sekian karena saya sudah mendapat janji vaksin,” ujarnya.

Sesuai dengan arahan tersebut, Sri pun datang sesuai jadwal dan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Sri bercerita bahwa setelah disuntik, dia diharuskan diam selama 15 menit untuk melihat reaksi vaksin. 

“Setelah disuntik hanya merasakan pegal dan tidak ada efek lain, sekarang sudah sehari berlalu, saya tetap merasa sehat dan bisa bekerja seperti biasa,” tambahnya. 

Meski sudah disuntik vaksin Covid-19, dia tetap harus menjalankan protokol kesehatan dengan baik, termasuk mengenakan masker serta alat pelindung diri, terutama saat menjalankan tugasnya di rumah sakit.

“Selama bekerja saya tidak berarti bebas melepaskan masker, sarung tangan dan penutup wajah, saya tetap harus mengenakannya karena ada arahan dari dokter bahwa kita masih memiliki kemungkinan terinfeksi Covid-19, meski tidak bisa menularkan, jadi saya harus melindungi diri saya sendiri, supaya tidak sakit, apalagi lingkungan kerja saya paparan dengan infeksi sangat tinggi,” ujarnya. 

Sri mengaku sangat bersyukur karena bekerja sebagai staf rumah sakit, tidak berarti haknya lebih minim dibanding dokter atau pejabat rumah sakit lainnya.

“Kepala rumah sakit menegaskan bahwa kami memiliki hak perlindungan yang sama dengan dokter atau perawat, sehingga alat-alat perlindungan diri dari infeksi diberikan persis sama dengan yang dikenakan dokter atau staf lain dan kamipun mendapat hak vaksinasi,” kata Sri sumringah. 

Sejauh ini, setidaknya sudah ada 1,2 juta warga Italia yang sudah diberikan vaksin Covid-19. Jumlah ini akan terus meningkat seiring masifnya kampanye vaksinasi di negara tersebut.

Diharapkan pada bulan April, situasi Italia dapat kembali berangsur menjalani kehidupan normal. 

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23