Waspada Penyebaran Covid Yang Kian Tinggi, Prancis Berlakukan Jam Malam Jadi Pukul 6 Sore

Perdana Menteri Prancis Jean Castex/Net

Prancis memberlakukan jam malam secara nasional mulai pukul 6 sore. Pengumuman itu dikeluarkan oleh Perdana Menteri Jean Castex yang mulai berlaku sejak Sabtu (16/1) hingga 15 hari ke depan, menyusul jumlah kasus yang meningkat selama beberapa minggu terakhir.

Semua bisnis harus tutup pada pukul 6 sore dan orang-orang harus sudah berdiam di rumah kecuali karena alasan pekerjaan, medis, atau keadaan darurat.

Siapa pun yang memasuki Prancis dari luar Uni Eropa wajib menunjukkan hasil tes negatif dan self-isolat selama seminggu pada saat kedatangan.

"Langkah-langkah ini dilakukan mengingat kondisi saat ini di mana angka kasus kian meningkat. Saya memutuskan ini karena konteksnya, terutama dengan evolusi virus, di mana kita harus terus waspada," Castex dalam pidatonya, seperti dikutip dari AFP, Minggu (17/1).

Castex menambahkan, meskipun kasus memburuk tetapi situasi di Prancis relatif lebih baik daripada banyak negara di sekitarnya.

Prancis mengalami kenaikan kasus sebanyak 21.217 dalam 24 jam pada Sabtu (16/1), dengan angka kematian meningkat sebanyak 193 sehingga total kematian karena virus corona mencapai 70,142.

Renaud Piarroux, seorang ahli epidemiologi di rumah sakit Pitié-Salpêtrière di Paris, mengatakan jam malam akan berdampak kecil dalam menahan penyebaran varian baru virus corona. Namun penguncian tetap harus dilakukan.

"Kami harus melakukan upaya besar seperti Inggris dan bahkan Jerman. Saya pikir yang terbaik adalah memperkuat segalanya sekarang daripada nanti," katanya.  

Meski demikian, beberapa pergerakan masih akan diizinkan setelah jam 6 sore, di amtaranya bepergian dari atau ke tempat kerja, memberi bantuan untuk penyandang disabilitas, pertemuan medis --dalam hal ini izin dapat diperoleh untuk pemeriksaan dokter yang tidak dapat dilakukan dari jarak jauh.

Kemudian seseorang juga diijinkan keluar melewati jam malam jika dalam keadaan darurat seperti mendapatkan bantuan medis yang mendesak atau jika terjadi kematian, menghadiri pertemuan hukum atau administrasi.

Seseorang juga diijinkan membawa anjingnya keluar melewati jam malam jika mendesak tetapi tidak lebih dari satu kilometer dari rumah.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23