AS Kirim B-52 Patroli Di Timur Tengah, Iran: Seharusnya Miliaran Dolar Itu Untuk Kesehatan Pembayar Pajak

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif/Net

Iran dibuat geram dengan langkah Amerika Serikat (AS) yang mengirim pesawat pengebom B-52 untuk berpatroli di Timur Tengah.

Dua pesawat B-52 milik AS dilaporkan terlihat di wilayah udara Israel menuju Teluk Persia pada Sabtu (16/1). Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan patroli tersebut merupakan misi kelima dari Satgas Pengebom ke Timur Tengah dalam beberapa bulan terakhir.

"Pengerahan aset strategis jangka pendek adalah bagian penting dari postur pertahanan kami di kawasan," kata Kepala CENTCOM, Jenderal Frank McKenzie.

"Kesempatan pelatihan dan integrasi berkelanjutan dengan mitra regional meningkatkan kesiapan dan menyampaikan pesan yang jelas dan konsisten dalam lingkungan operasional kepada teman dan musuh potensial," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Minggu (17/1) memberikan kecamannya lewat Twitter.

"Jika 'patroli kehadiran' B-52H Anda dimaksudkan untuk mengintimidasi atau memperingatkan Iran. Anda seharusnya membelanjakan miliaran dolar itu untuk kesehatan pembayar pajak," cuit Zarif, seperti dikutip Sputnik.

"Meskipun kami belum memulai perang lebih dari 200 tahun terakhir, kami tidak segan-segan menghancurkan agresor. Tanyakan saja kepada BFF (teman baik) Anda yang mendukung Saddam," ujarnya yang tampak mengacu pada Irak.

Kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah telah banyak memicu kekhawatiran Iran. Pada Desember 2020, Iran mengecam AS ketika kapal selam bertenaga nuklir USS Georgia menyeberangi Selat Hormuz.

Iran juga sudah berulang kali menyerukan untuk menarik pasukan AS di Timur Tengah, termasuk Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Irak, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Enggan Mundur Usai Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur Andrew Cuomo Terancam Dimakzulkan
Dunia

Enggan Mundur Usai Terjerat ..

09 Maret 2021 11:48
AS Buka Lagi Pengajuan Aplikasi Visa Dari 13 Negara Muslim Dan Afrika
Dunia

AS Buka Lagi Pengajuan Aplik..

09 Maret 2021 10:52
Tolak Gagasan Paspor Vaksin, WHO: Akan Menimbulkan Ketidakadilan Dalam Sistem
Dunia

Tolak Gagasan Paspor Vaksin,..

09 Maret 2021 10:34
Wawancara Harry Dan Meghan Penuh Kontroversi, Istana Buckingham Diam Seribu Bahasa
Dunia

Wawancara Harry Dan Meghan P..

09 Maret 2021 10:21
Ledakan Di Jembatan Al Aimmah Irak, Seorang Perempuan Tewas
Dunia

Ledakan Di Jembatan Al Aimma..

09 Maret 2021 09:46
Buat Cuitan Misoginis Saat Hari Perempuan Internasional, Burger King Diserang Warga Net
Dunia

Buat Cuitan Misoginis Saat H..

09 Maret 2021 09:32
Belajar Dari RRD Korea, Kesehatan Masyarakat Yang Gratis Tanpa Diskriminasi
Dunia

Belajar Dari RRD Korea, Kese..

09 Maret 2021 08:56
Aparat Blokir Jalan, Ratusan Pengunjuk Rasa Myanmar Terperangkap
Dunia

Aparat Blokir Jalan, Ratusan..

09 Maret 2021 08:05