Kolombia Akan Usir WNA Yang Gelar Pesta Di Tengah Pembatasan Covid-19

Pemeriksaan suhu di El Tesoro, di Medellin, Kolombia Juni 2020/Net.

Pejabat imigrasi Kolombia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan segan mengusir  warga negara asing yang tertangkap tangan melakukan pesta di tengah aturan pembatasan virus corona di negara itu.

Pihak imigrasi mengatakan bahwa tindakan itu diberlakukan setelah mereka menindak 65 orang asing yang kedapatan menggelar pesta di ruang bawah tanah sebuah bangunan di Bogota pada Sabtu malam hingga Minggu waktu setempat.

Polisi mengatakan mayoritas warga negara asing itu berasal dari Venezuela.

“Orang asing yang tertangkap di pesta bawah tanah dan melanggar langkah-langkah jarak sosial akan segera diusir,”  kata layanan imigrasi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (19/1).

Kepala layanan imigrasi untuk wilayah Andes, Henry Corredor, mengatakan pihaknya "tidak akan membiarkan orang asing mempengaruhi keamanan kesehatan."

Sekitar 1,7 juta orang Venezuela saat ini tinggal di Kolombia. Mereka melarikan diri dari keruntuhan ekonomi dan krisis politik di tanah airnya.

Walikota Bogota juga mengumumkan pada hari Senin bahwa ibu kota akan berada di bawah jam malam mulai Selasa depan, dengan karantina umum akhir pekan depan untuk minggu ketiga berturut-turut, sebagai upaya untuk mengatasi lonjakan  infeksi virus corona.

“Kami baru saja menghabiskan dua akhir pekan di karantina umum dan kami akan melakukannya lagi akhir pekan ini,” kata Walikota Claudia Lopez di Facebook.

Tindakan pembatasan akan mencakup pada penutupan toko non-esensial di kota berpenduduk delapan juta itu, mulai Jumat pukul 20.00 hingga Senin pukul 04.00. Di beberapa bagian kota, pembatasan akan tetap berlaku hingga 28 Januari.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23