Bantah Klaim Wanita Kelelawar China, Ahli Genetika Australia: Sumber Awal Virus Corona Bukan Cerpelai

Pasar basah Huanan, Wuhan/Net

Ahli genetika Australia Zhang Daoyu membantah klaim China yang mengatakan bahwa cerpelai mungkin merupakan sumber virus corona di Wuhan dan mengesampingkan anggapan bahwa pandemi dimulai di pasar basah Huanan.

Pernyataan Zhang datang setelah Shi Zhengli, juga dikenal sebagai 'Wanita Kelelawar' menerbitkan makalah berjudul 'Peristiwa Limpahan SARS-CoV-2' yang menyatakan bahwa cepelai kemungkinan besar menjadi sumber utama pandemi Covid-19.

Dalam makalahnya, dia menyatakan bahwa infeksi Covid-19 telah dilaporkan di peternakan cerpelai di delapan negara, tetapi secara signifikan tidak menyebutkan wabah apa pun di China, tempat pandemi dimulai.

Menanggapi itu, Zhang mengatakan bahwa ada banyak masalah dengan teori Shi, termasuk kurangnya kelelawar atau cerpelai di pasar basah Wuhan yang terkenal, kurangnya cerpelai di Yunnan, dan kurangnya kelelawar tapal kuda di timur laut China.

"Jenis cerpelai yang terpapar Covid-19 adalah Neovison Minks. Hewan-hewan ini dikurung secara eksklusif di peternakan cerpelai di timur laut China. Hewan ini tidak ditemukan secara alami di Yunan, di mana jenis kelelawar yang membawa virus corona yang terkait dengan Covid-19 berada," ungkap Zhang, seperti dikutip dari Taiwan News, Rabu (20/1).

Peternakan tersebut berlokasi di Provinsi Heilongjiang, Jilin, Liaoning, Hebei, dan Shandong, karena hewan tersebut berkembang biak di iklim yang lebih dingin. Bagian paling selatan dari provinsi ini, Shandong, berjarak lebih dari 900 kilometer dari Wuhan dan lebih dari 2.700 km dari Yunnan.

"Demikian juga jenis kelelawar endemik di timur laut China tidak membawa jenis virus corona yang terkait dengan SARS dan Covid-19. Virus corona tersebut hanya ditemukan pada kelelawar tapal kuda di gua-gua Provinsi Yunnan," ujarnya.

Mengenai rumor penjualan kelelawar di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan, Zhang mengatakan tidak ada rekaman dari pasar yang membuktikan hal tersebut.

Ji Rong, juru bicara Kedutaan Besar China di India, dalam cuitannya pada 12 Mei 2020, mengatakan, "Pasar makanan laut Wuhan Huanan tidak menjual kelelawar."

Zhang mengatakan cerpelai selalu disembelih di peternakan tempat mereka dibesarkan sebelum kulitnya dijual. Mengingat tidak ada kelelawar atau cerpelai yang dijual, hidup atau mati, di pasar, tidak ada kemungkinan kelelawar menularkan virus ke cerpelai di pasar.

Lebih lanjut, Zhang mengatakan semua sampel virus corona yang diambil di pasar basah telah menemukan dua mutasi yang tidak ditemukan pada hewan mana pun, yang berarti pasar tersebut tidak bisa menjadi sumbernya asalnya.

Selain itu, satu kasus awal yang tidak terhubung ke pasar, bersama dengan orang yang terinfeksi, tidak memiliki mutasi ini. Hal ini menunjukkan bahwa individu tersebut lebih dekat dengan sumber awal wabah.

Sehubungan dengan perjalanan WHO ke Wuhan, seorang peneliti yang menggunakan nama samaran Billy Bostickson dan rekan-rekannya di DRASTIC (Tim Pencarian Otonomi Radikal Terdesentralisasi yang Menyelidiki Covid-19) telah membuat petisi yang menuntut tim investigasi internasional menjawab 50 pertanyaan kunci tentang wabah di Wuhan.

Di antara pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah permintaan untuk mengakses database fasilitas dan catatan laboratorium, yang seharusnya kembali ke 20 tahun yang lalu, serta prosedur keselamatan, laporan audit keselamatan, dan laporan insiden keselamatan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Dubes Umar Hadi: Digitalisasi Produk Ekonomi Kreatif, Suatu Keniscayaan
Dunia

Dubes Umar Hadi: Digitalisas..

06 Maret 2021 21:38
Bertemu Ulama Syiah Irak Dan Kunjungi Tempat Kelahiran Nabi Ibrahim, Paus Berterima Kasih Kepada Umat Muslim
Dunia

Bertemu Ulama Syiah Irak Dan..

06 Maret 2021 18:48
Dalai Lama Tenzin Gyatso Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19, Ajak Pengikutnya Tak Ragu Divaksin
Dunia

Dalai Lama Tenzin Gyatso Ter..

06 Maret 2021 17:58
Menandai Hari Ke-100 Aksi Protes, Petani India Blokir Enam Ruas Jalan Tol
Dunia

Menandai Hari Ke-100 Aksi Pr..

06 Maret 2021 17:47
Konflik Myanmar Dan Jalan Buntu Dewan Keamanan PBB
Dunia

Konflik Myanmar Dan Jalan Bu..

06 Maret 2021 16:29
Ledakan Gas Alam Texas: Satu Rumah Terbakar, Sepuluh Luka-luka
Dunia

Ledakan Gas Alam Texas: Satu..

06 Maret 2021 15:38
Senegal Membara, Massa Lakukkan Protes Besar-besaran Atas Penangkapan Pemimpin Oposisi Ousmane Sonko
Dunia

Senegal Membara, Massa Lakuk..

06 Maret 2021 15:04
Spesialis Keamanan Komputer AS: 30.000 Organisasi Di Seluruh Amerika Serikat Diretas Unit Spionase Dunia Maya China
Dunia

Spesialis Keamanan Komputer ..

06 Maret 2021 14:21