Anggota Parlemen Marah Lihat Tentara Nasional Bergeletakkan Di Lantai Parkir Capitol Yang Dingin

Tentara yang tidur di area parkir di luar Gaedung Capitol Hill/Net

Foto puluhan tentara Garda Nasional yang beristirahat dan bergeletakkan di area parkir Gedung Capitol beredar luas dan menjadi viral, memancing kemarahan sejumlah anggota parlemen AS pada Jumat (22/1).
 
Para tentara yang dikirim untuk mengamankan Washington itu diduga telah diusir oleh Kepolisian Capitol AS.

Beberapa hari sebelumnya, bahkan sejak sebelum pelantikan Presiden Joe Biden digelar pada Rabu (20/1) waktu setempat, para personel Garda Nasional diperbolehkan beristirahat di beberapa area di dalam kompleks Gedung Capitol. Foto-foto saat mereka beristirahat di dalam gedung Capitol banyak tersebar.

Namun, sejak beberapa hari lalu, mereka kini tidur di luar gedung, di area parkir yang dingin.

Sekitar 25 ribu tentara Garda Nasional dari 50 negara bagian AS, tiga wilayah dan Distrik Columbia, dikerahkan untuk mengamankan Gedung Capitol AS saat pelantikan Biden digelar, beberapa tetap akan ditugaskan di Washington DC setelah pelantikan. Namun, kini mereka 'terusir' setelah ada perintah bahwa gedung dikosongkan dan para tentara itu tidak diijinkan berada di dalam.

Salah satu tentara mengatakan mereka tidur di lantai yang dingin setelah apa yang telah mereka berikan selama pengawalan. Ia mengatakan dirinya merasa dikhianati, setelah semua tugas berjalan mulus.

"Setelah semuanya berjalan mulus, kami dianggap tidak berguna dan dibuang ke sudut garasi parkir," ucapnya, seperti dikutip dari CNN, Jumat (22/1).

Senator Tim Ryan, yang memimpin subkomite yang mengawasi anggaran Kepolisian Capitol, mengatakan tim kepolisian harus menjelaskan soal ini.

"Jika Kepolisian Capitol dengan cara dan bentuk apa pun mendorong Penjaga Nasonal keluar dan beristirahat di garasi yang dingin, maka akan ada bayaran yang sangat tinggi," katanya seperti dikutip dari CTV News.

Ia bertekad akan mencari tahu kenapa para tentara bergeletakan di lokasi yang sangat tidak layak setelah mereka mencurahkan tenaga dan waktunya.

“Kami sudah mencoba membangun kembali kepercayaan dengan Kepolisian Capitol dan kami harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tegas Ryan.

Biro Garda Nasional mengatakan pada Kamis bahwa dari hampir 26.000 pasukan Garda yang dikerahkan ke DC untuk pelantikan, hanya 10.600 yang tetap bertugas pasca pelantikan. Biro itu mengatakan Pengawal membantu negara bagian dengan koordinasi dan logistik sehingga pasukan bisa pulang.

Senator Jim Inhofe, mengatakan bahwa beberapa anggota kepemimpinan militer telah memberitahunya bahwa seorang perwira Polisi Capitol menyuruh para tentara itu meninggalkan dan 'mengusir' Gedung Capitol.

"Pasukan tidak bergerak sendiri," kata Inhofe, menekankan tentunya hal itu terjadi karena ada perintah. Dia merasa sangat kecewa dengan perlakuan yang diterima tentara nasional.

"Ini bukan permainan menyalahkan, tapi saya ingin tahu apa yang terjadi sehingga kami dapat memastikan itu tidak akan terjadi lagi," katanya.

Kepolisian Capitol telah meminta maaf kepada para tentara Garda Nasional dan mereka akan diizinkan untuk kembali ke Gedung.

Anggota parlemen dari Illinois, senator Tammy Duckworth dari Partai Demokrat, mengatakan ia akan memastikan bahwa tentara kembali mendapat perlakuan yang baik.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021

Artikel Lainnya

Indonesia Raih Finalis Human City Design Award 2020 Di Korsel
Dunia

Indonesia Raih Finalis Human..

08 Maret 2021 17:48
KDCA: Tak Ada Hubungan Antara Vaksinasi Dan Kasus Kematian Setelah Divaksin
Dunia

KDCA: Tak Ada Hubungan Antar..

08 Maret 2021 15:53
Hari Perempuan Internasional, Perempuan Myanmar Turun Ke Jalan Lawan Kudeta
Dunia

Hari Perempuan Internasional..

08 Maret 2021 15:17
Pangeran Harry Merasa Terjebak Dengan Kerajaan Hingga Bertemu Meghan Markle
Dunia

Pangeran Harry Merasa Terjeb..

08 Maret 2021 14:27
AS Minta Turki Jadi Tuan Rumah Dialog Perdamaian Intra-Afghan
Dunia

AS Minta Turki Jadi Tuan Rum..

08 Maret 2021 13:33
Finlandia: Skema Pengadaan Vaksin Kolektif Uni Eropa Hambat Program Vaksinasi
Dunia

Finlandia: Skema Pengadaan V..

08 Maret 2021 13:08
Korsel Sepakat Tambah Biaya Konstribusi Pasukan AS
Dunia

Korsel Sepakat Tambah Biaya ..

08 Maret 2021 12:41
China Siapkan Pusat Vaksinasi Untuk Suntik Warganya Di Luar Negeri
Dunia

China Siapkan Pusat Vaksinas..

08 Maret 2021 11:45