Mesir Memulai Program Imunisasi Gratis Covid-19, Menkes: Yang Punya Kemampuan Harus Bayar

Menteri Kesehatan Mesir Hala Zayed/Net

Mesir jadi salah satu negara Afrika pertama setelah Kepulauan Samudra Hindia di Seychelles yang telah memulai program imunisasi Covid-19.

Mereka yang mendapat giliran pertama menerima suntikan vaksin buatan China Sinopharm pada Minggu (24/1) adalah para dokter dan perawat, seperti yang dijelaskan Menteri Kesehatan Hala Zayed.

"Semua petugas kesehatan akan menerimanya secara gratis, itu hak mereka," kata Zayed  dalam konferensi pers di Rumah Sakit Abu Khalifa di kota timur laut Ismailia, seperti dikutip dari AFP, Minggu (24/1).

Setelah para dokter dan perawat, vaksinasi gratis berikutnya akan dilakukan pada orang-orang dengan penyakit kronis dan orang tua. Namun demikian, menteri mengingatkan, bagi warga yang memiliki kemampuan, mereka harus membayar jika ingin mendapatkan suntikan vaksin dalam beberapa bulan mendatang.

Dalam kesempatan tersebut menkes Zayed sempat memberikan penghormatan kepada lebih dari 330 dokter di Mesir yang telah meninggal karena virus tersebut.

Sejauh ini Mesir telah mendaftarkan lebih dari 160.000 infeksi virus corona baru, termasuk hampir 9.000 kematian.

Pejabat kesehatan telah memperingatkan, jumlah sebenarnya mungkin bisa 10 kali lebih tinggi. Hal itu akibat rendahnya tingkat pengujian.

Salah satu negara terpadat di Arab dengan lebih dari 100 juta penduduk itu, menerima gelombang pertama vaksin pada bulan Desember lalu.

Zayed mengatakan Kairo telah menandatangani kesepakatan untuk menerima pengiriman vaksin dari perusahaan Inggris, China dan Rusia, dengan total sekitar 100 juta dosis.

Awal bulan ini, menteri mengatakan Mesir akan menerima 40 juta dosis, sebagian besar dari suntikan AstraZeneca, melalui aliansi vaksin Gavi, dengan tujuan menginokulasi 20 persen populasinya.

Zayed mengatakan bahwa negaranya juga bekerja untuk memproduksi vaksin secara lokal, dengan tujuan untuk mendistribusikannya ke seluruh benua, tanpa memberikan rincian tentang vaksin mana.

"Saya meyakinkan rakyat Mesir bahwa mereka akan menerima vaksin, tetapi saya tegaskan bahwa vaksin bukanlah pengganti untuk tetap waspada dalam hal pencegahan kesehatan, termasuk memakai masker," kata Zayed.

Awal pekan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa Afrika masih sangat tertinggal dalam vaksinasi.

Sinopharm sendiri telah mengatakan bahwa vaksinnya 79 persen efektif melawan virus corona baru.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Dubes Umar Hadi: Digitalisasi Produk Ekonomi Kreatif, Suatu Keniscayaan
Dunia

Dubes Umar Hadi: Digitalisas..

06 Maret 2021 21:38
Bertemu Ulama Syiah Irak Dan Kunjungi Tempat Kelahiran Nabi Ibrahim, Paus Berterima Kasih Kepada Umat Muslim
Dunia

Bertemu Ulama Syiah Irak Dan..

06 Maret 2021 18:48
Dalai Lama Tenzin Gyatso Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19, Ajak Pengikutnya Tak Ragu Divaksin
Dunia

Dalai Lama Tenzin Gyatso Ter..

06 Maret 2021 17:58
Menandai Hari Ke-100 Aksi Protes, Petani India Blokir Enam Ruas Jalan Tol
Dunia

Menandai Hari Ke-100 Aksi Pr..

06 Maret 2021 17:47
Konflik Myanmar Dan Jalan Buntu Dewan Keamanan PBB
Dunia

Konflik Myanmar Dan Jalan Bu..

06 Maret 2021 16:29
Ledakan Gas Alam Texas: Satu Rumah Terbakar, Sepuluh Luka-luka
Dunia

Ledakan Gas Alam Texas: Satu..

06 Maret 2021 15:38
Senegal Membara, Massa Lakukkan Protes Besar-besaran Atas Penangkapan Pemimpin Oposisi Ousmane Sonko
Dunia

Senegal Membara, Massa Lakuk..

06 Maret 2021 15:04
Spesialis Keamanan Komputer AS: 30.000 Organisasi Di Seluruh Amerika Serikat Diretas Unit Spionase Dunia Maya China
Dunia

Spesialis Keamanan Komputer ..

06 Maret 2021 14:21