Lindungi Pasukan Dari Iran, AS Kerahkan Iron Dome Di Pangkalan Militer Sekitar Teluk Persia

Iron Dome/Net

Israel dilaporkan memberi izin Washington untuk menempatkan sistem pertahanan udara Iron Dome di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Teluk Persia.

Dalam laporannya pada Minggu (24/1), Haaretz tidak menyebutkan pangkalan AS di negara mana yang akan ditempatkan Iron Dome. Tetapi langkah itu diambil untuk melindungi pasukan AS dari serangan Iran.

AS sendiri memiliki sejumlah pangkalan militer di Teluk Persia. Dua pangkalan laut dan dua pangkalan udara di Kuwait, dua  pangkalan laut dan satu pangkalan udara di Bahrain, Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, serta pangkalan militer lainnya di Uni Emirat Arab dan Oman.

Pangkalan Udara Al Udeid merupakan markas Komando Pusat AS yang bertanggung jawab atas operasi di kawasan Timur Tengah, Afrika, Afghanistan, dan Pakistan. Pangkalan ini hanya terletak 100 km dari pantai Iran.

Pada Januari 2020, ketika Iran melancarkan serangan rudal balistik di dua pangkalan militer AS di Irak sebagai tanggapan atas pembunuhan Mayjen Qasem Soleimani, sistem pertahanan udara pangkalan gagal mencegat serangan.

Selain di Teluk Persia, mengutip sumber dari Pentagon, laporan itu juga mengungkap Iron Dome akan ditempatkan di Eropa Timur untuk melindungi pasukan AS dari Rusia.

Pengerahan itu kemungkinan dilakukan karena kemampuan rudal Moskow yang jauh lebih maju dari Iran, termasuk adanya rudal balistik antarbenua dan senjata hipersonik.

Berdasarkan kesepakatan pertahanan yang ditandatangani pada 2019, Israel menyerahkan dua baterai Iron Dome dan peralatan pendukungnya ke Pentagon. Ke depannya, sistem akan dibangun dengan kerja sama Rafael dan Raytheon.

Israel mulai menggunakan Iron Dome pada tahun 2011, dengan sistem pertahanan rudal melaporkan tingkat keberhasilan 90 persen dan lebih dari 2.000 intersepsi rudal primitif, drone, dan roket Grad yang diluncurkan oleh Hizbullah dan milisi Gaza. Meski begitu Iron Dome belum diuji terhadap aktor negara besar yang dilengkapi dengan kemampuan balistik dan jelajah canggih.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32