PM Boris Johnson Bentuk Koalisi Baru Untuk Atasi Perubahan Iklim

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson/Net

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan sedang membangun koalisi internasional untuk mengatasi dampak perubahan iklim.

"Untuk memastikan kita tidak hanya mendapatkan kata-kata hangat tetapi juga perubahan nyata, saya hari ini meluncurkan Koalisi Aksi Adaptasi baru," kata Johnson dalam pidato virtual di KTT Adaptasi Iklim yang diselenggarakan oleh Belanda pada Senin (25/1).

Dalam pernyataan yang dirilis oleh Downing Street, koalisi itu juga akan menetapkan agenda untuk KTT Perubahan Iklim atau COP26 yang akan diadakan di Glasgow, Skotlandia pada November.

Koalisi Aksi Adaptasi baru dikembangkan oleh Inggris dalam kemitraan dengan Mesir, Bangladesh, Malawi, Belanda, Saint Lucia, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengubah komitmen politik internasional yang dibuat melalui Seruan Aksi PBB tentang Adaptasi dan Ketahanan menjadi dukungan dasar untuk komunitas yang rentan.

"Tidak dapat disangkal bahwa perubahan iklim sudah menimpa dan telah menghancurkan kehidupan dan ekonomi kita. Kita harus beradaptasi dengan iklim yang berubah, dan kita harus melakukannya sekarang," tambah Johnson.

Lebih lanjut, ia juga berjanji untuk menjadikan perlunya pemulihan yang tangguh sebagai salah satu prioritas pemerintahnya ketika Inggris mengambil alih kepresidenan sementara G7 pada pertemuan puncak yang akan diadakan di daerah Inggris di Cornwall pada Juni.

Koalisi yang akan diumumkan oleh Johnson mengedepankan seruan untuk aksi adaptasi dan ketahanan yang dibuat pada KTT Aksi Iklim PBB 2019, berkomitmen pada negara-negara untuk bertindak, mengintegrasikan risiko iklim ke dalam semua pengambilan keputusan, dan meningkatkan ketersediaan pembiayaan adaptasi.

Seruan aksi itu telah ditandatangani oleh lebih dari 120 negara,  dan 86 organisasi, termasuk sejumlah badan PBB dan Uni Eropa.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32