Farah.ID
Farah.ID

Partai Komunis Vietnam Gelar Kongres Ke-13 Untuk Pilih Pemimpin Baru

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Senin, 25 Januari 2021, 15:02 WIB
Partai Komunis Vietnam Gelar Kongres Ke-13 Untuk Pilih Pemimpin Baru
Baliho Kongres ke-13 Partai Komunis Vietnam/Net
Partai Komunis Vietnam menggelar Kongres Nasional ke-13 untuk memilih pemimpin baru dan merumuskan kebijakan lima tahun ke depan pada Senin (25/1).

Kongres yang digelar di Hanoi itu dihadiri hampir 1.600 delegasi dari seluruh negeri. Sebelum melakukan pertemuan, para delegasi berkunjung ke makam Bapak Pendiri Bangsa, Ho Chi Minh.

Pertemuan Kongres secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19 membuktikan keberhasilan Vietnam dalam mengendalikan virus, yaitu hanya dengan sekitar 1.500 kasus dengan 35 kematian.

Meski begitu, setiap tamu yang hadir harus melakukan dua kali uji coba sebelum pertemuan. Kongres dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kementerian Kesehatan melaporkan, 10 ribu orang telah diuji untuk Kongres yang akan berlangsung selama sembilan hari tersebut.

Keberhasilan mengendalikan Covid-19 membantu Vietnam merumuskan kebijakan ekonomi untuk lima tahun ke depan, yaitu dengan target produk domestik bruto (PDB) sebesar 7 persen.

Terlepas dari itu, Kongres juga harus memilih pemimpin yang dapat menyeimbangkan hubungan antara China dan AS, di mana keduanya merupakan mitra penting bagi Vietnam.

Dalam bulan-bulan menjelang pertemuan, terjadi persaingan yang ketat untuk memperebutkan sejumlah jabatan teratas. Vietnam secara resmi memiliki empat 'pilar' kepemimpinan, yaitu Ketua Partai, Presiden Negara Bagian, Perdana Menteri dan Ketua Majelis Nasional.

Selama dua periode, Ketua Partai Komunis Vietnam dipegang oleh Nguyen Phu Trong. Ia juga disebut-sebut akan mempertahankan jabatan untuk ketiga kalinya.

ARTIKEL LAINNYA