Syaifullah Tamliha: Indonesia Menunggu Janji Joe Biden Untuk Mengakui Kemerdekaan Palestina

Diskusi virtual RMOL World View bertajuk "Langkah AS Pada Pemerintahan Baru" yang digelar pada Senin, 25 Januari 2021/Repro

Indonesia menantikan Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru, Joe Biden untuk mewujudkan janji-janji kampanyenya terkait pengakuan kemerdekaan Palestina.

Anggota Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha menyampaikan, Indonesia berharap agar janji kampanye Biden tersebut dapat diwujudkan. Meskipun Biden telah menegaskan tidak akan mencabut keputusan untuk menetapkan Kedutaan Besar AS di Yerusalem.

"Yang kita harapkan dari Biden adalah janji-janji kampanye dia akan mengakui kemerdekaan Palestina sebagai sebuah negara yang merdeka dan berdaulat," ujarnya dalam diskusi virtual RMOL World View bertajuk "Langkah AS Pada Pemerintahan Baru" yang digelar pada Senin (25/1).

Jika Biden sudah memberikan pengakuan bagi kemerdekaan Palestina, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menuturkan, Indonesia dapat meningkatkan hubungan dengan Palestina.

"Kita kan sudah punya Konsul Kehormatan di Ramallah, Palestina. Nah kita harapkan kalau Biden mengakui kemerdekaan Palestina, maka Indonesia menjadi negara pertama yang membuka Kedutaan Besar di ibukota Palestina," lanjutnya.

Dalam kampanyenya, Biden mengatakan akan mendorong perundingan antara Israel dan Palestina untuk mencapai solusi dua negara.

Selama pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, AS telah memberlakukan sejumlah langkah yang dikritik oleh Palestina karena dianggap dilakukan secara sepihak. Salah satunya terkait Kesepakatan Abad Ini yang dikenalkan Trump pada awal 2020.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23