Nigeria Gagalkan Penyeludupan Sisik Trenggiling Menuju Vietnam

Hewan trenggiling/Net

Petugas bea cukai di pelabuhan Apapa Lagos, Nigeria, menggagalkan aksi penggelapan kulit sisik trenggiling yang akan diekspor ke Vietnam. Selain sisik trenggiling, ada juga gading gajah. Semuanya dikemas dan disembunyikan di antara barang-barang furnitur, seperti yang dilaporkan AFP, Rabu (27/1).

Pengawas area, Mohammed Abba-Kura mengatakan, kiriman ilegal itu telah disita aparat.

“Benda itu disembunyikan di antara kayu gelondongan di dalam peti kemas. Saat peti kemas dibuka, semula memang yang terlihat kayu gelondongan. Setelah pemeriksaan secara mendetail, ditemukan gading gajah dan sisik trenggiling di antara kayu gelondongan,” ujar Abba-Kura.

Dari peti kemas yang disita, ditemukan 162 karung sisik trenggiling, 57 karung campuran spesies langka seperti gading / tanduk binatang, tulang singa, dan lain-lain.

Berat keseluruhan barang-barang ilegal itu adalah 8.800 kilogram dengan nilai sekitar 952 juta naira atau 2,5 juta euro di pasar gelap.

Nigeria adalah pusat utama bagi para pedagang yang mengirimkan sisik trenggiling Afrika ke Asia.

Abba-Kura  mengatakan barang-barang ilegal itu semula akan dikirim ke Haiphong, Vietnam sebelum dicegat. Petugas bea ckai juga telah menangkap seorang tersangka.

Trenggiling diyakini sebagai mamalia yang paling banyak diperdagangkan di dunia yang menyumbang sebanyak 20 persen dari semua perdagangan satwa liar ilegal. Di Tiongkok, sisik trenggiling digunakan sebagai obat berbagai penyakit seperti stroke.

Nigeria telah melakukan penyitaan besar-besaran atas penyeludupan ilegal potongan hewan-hewan dalam beberapa tahun terakhir sejalan dengan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32