Pfizer Terlambat Kirim Pasokan, Italia Bergegas Ubah Strategi Vaksinasi

Italia mengubah strategi vaksinasi setelah Pfizer mengalami keterlambatan pengiriman/Net

Pemerintah Italia terpaksa harus melakukan revisi rencana dalam program vaksinasi nasional sesegera mungkin. Hal tersebut merupakan butut dari pengurangan dan keterlambatan pasokan dari produsen vaksin Covid-19 Pfizer sekitar 6 hingga 8 minggu.

“Akibat keterlambatan pengiriman, maka Italia akan mengutamakan vaksinasi dosis kedua, untuk kalangan yang telah mendapatkan dosis pertama,” begitu kata Deputi Menteri Kesehatan Italia Pierpaolo Sileri baru-baru ini.

Perubahan itu sendiri dilakukan sejak awal pekan ini.

Diketahui bahwa Italia memprioritaskan vaksin Covid-19 bagi mereka yang bekerja di garda terdepan seperti dokter, perawat dan seluruh lapisan petugas sektor kesehatan, militer, polisi dan petugas keamanan. Selain itu, mereka yang memiliki patologis serta penduduk berusia lanjut juga masuk ke dalam daftar prioritas.

Namun karena keterlambatan pasokan vaksin tersebut, pemerintah Italia sempat "kelabakan" dan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan menuntut  Pfizer.

Di sisi lain, pihak Pfizer yang mengurangi pengirimannya hingga 30 persen dari kesepakatan, menyatakan keterlambatan terjadi karena pihaknya sedang melakukan upgrade pada fasilitas produksi mereka di Belgia.

Hingga 27 Januari, Italia telah melakukan vaksinasi kepada 1.575.258 orang dimana region Lombardia tercatat telah melakukan vaksin terbanyak di Italia yaitu 245.100 jiwa.

Sementara vaksin yang sudah disebarkan adalah sebanyak 2,12 juta ampul.

Italia pada hari Kamis (28/1) mencatat 10.584 kasus baru sehingga secara total Italia mencatat 2,5 juta kasus dan angka kematian mencapai 86. 889 fatal dengan 1,9 juta pasien sembuh.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Wujudkan Program COVAX, WHO Distribusikan 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Untuk 20 Negara
Dunia

Wujudkan Program COVAX, WHO ..

06 Maret 2021 11:23
Penasihat Politik Nasional: China Harus Waspadai Penyebaran Strain Mutan Virus Corona
Dunia

Penasihat Politik Nasional: ..

06 Maret 2021 10:19
Pasca Kerusuhan Penjara, Menteri Dalam Negeri Ekuador Patricio Pazmino Mengundurkan Diri
Dunia

Pasca Kerusuhan Penjara, Men..

06 Maret 2021 10:12
Donald Trump Kembali Hadapi Gugatan Terkait Kerusuhan Capitol
Dunia

Donald Trump Kembali Hadapi ..

06 Maret 2021 09:57
Belarusia Dan 70 Negara Dukung China Terkait Kebijakan Satu Negara Dua Sistem Di Hong Kong
Dunia

Belarusia Dan 70 Negara Duku..

06 Maret 2021 08:36
Bom Mobil Meledak Dekat Restoran Di Mogadishu
Dunia

Bom Mobil Meledak Dekat Rest..

06 Maret 2021 08:20
Dua Warga Sipil Termasuk Anak-anak Jadi Korban Serangan Drone Milisi Houthi Di Arab Saudi
Dunia

Dua Warga Sipil Termasuk Ana..

06 Maret 2021 08:09
Presiden Erdogan Ikut Shalatkan 11 Tentara Turki Yang Gugur Dalam Kecelakaan Helikopter
Dunia

Presiden Erdogan Ikut Shalat..

06 Maret 2021 07:35