Hoang Binh Quan: Kongres Nasional CPV Ke-13 Hasilkan Prinsip Utama Kesejahteraan Rakyat Vietnam

Kepala Komite Pusat Hubungan Luar Negeri, Hoang Binh Quan saat Kongkres CPV ke-13/Net

Partai Komunis Vietnam (CPV) telah menyelesaikan Kongres ke-13 dengan beberapa hasil dan program. Kongres yang berlangsung di Hanoi selama satu minggu itu mendesak kerja keras dan semangat "Solidaritas - Demokrasi - Disiplin - Kreativitas - Pembangunan" untuk partai, rakyat dan negara.

Kepala Komite Pusat Hubungan Luar Negeri, Hoang Binh Quan, menyatakan bahwa Kongres ke-13 telah mencapai konsensus yang tinggi serta prinsip-prinsip utama pembangunan partai yang menjamin kepentingan nasional berdasarkan hukum internasional, kesetaraan, kerjasama dan kepentingan bersama.

Strategi pembangunan Vietnam secara keseluruhan ditujukan untuk perubahan yang komprehensif, tertata, cepat dan berkelanjutan, fokus kepada pembangunan sosial ekonomidan perkembangan budaya sebagai landasan spiritual, serta memastikan pentingnya pertahanan dan keamanan nasional.
Kogres ini juga merupakan tinjauan implementasi resolusi Kongres partai nasional ke-12 dan 35 tahun doi moi atau reformasi ekonomi.

"Partai Komunis Vietnam tidak memiliki tujuan dan kepentingan lain selain kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat. Vietnam mungkin negara berkembang, meskipun tidak benar-benar kaya secara ekonomi, kami melakukan yang terbaik. Memastikan kemajuan, keadilan sosial, tidak membiarkan siapa pun tertinggal," ujar Quan dalam keterangannya, Kamis (4/4).
Tugas-tugas anggota Kongres ke-13 dilakukan secara terbuka, demokratis, erat dan ilmiah.

"Yang menjadi sorotan penting dalam dokumen Kongres ke-13 adalah penentuan visi strategis dan aspirasi untuk pembangunan negara di periode baru. Kongres tersebut tidak hanya merencanakan jalur pembangunan hingga 2025 tetapi juga merencanakan visi ke 2030 dan 2045," ujar Quan.

Mengenai kebijakan luar negeri, Quan mengatakan bahwa Kongres secara konsisten menerapkan kebijakan bebas aktif, perdamaian, persahabatan, kerjasama dan pengembangan, serta multilateralisasi hubungan luar negeri.

"Vietnam adalah teman, mitra yang dapat diandalkan, dan anggota komunitas internasional yang aktif dan bertanggung jawab," ujarnya, menambahkan bahwa Vietnam menjamin kepentingan tertinggi bangsa dan negara berdasarkan prinsip-prinsip dasar Piagam PBB dan hukum internasional, kesetaraan dan kerja sama yang saling menguntungkan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Putra Mahkota MBS: China Mitra Penting Arab Saudi Dan Saudara Yang Dapat Dipercaya
Dunia

Putra Mahkota MBS: China Mit..

21 April 2021 06:16
Terjebak Kasus Voice Phising Di Korsel, Mahasiswa Indonesia Butuh Bantuan Sewa Pengacara
Dunia

Terjebak Kasus Voice Phising..

20 April 2021 22:39
Kronologi Penangkapan Mahasiswa Indonesia Di Korsel, Terjebak Voice Phising Dengan Kerugian Rp 468 Juta
Dunia

Kronologi Penangkapan Mahasi..

20 April 2021 21:51
Tolak Hegemoni, Xi Jinping: Dunia Harus Dikendalikan Semua Negara, Bukan Satu
Dunia

Tolak Hegemoni, Xi Jinping: ..

20 April 2021 17:42
Pangeran Harry Kirim Surat Untuk Sang Ayah Sebelum Terbang Ke Inggris
Dunia

Pangeran Harry Kirim Surat U..

20 April 2021 17:18
Awal Mei, India Izinkan Vaksinasi Covid-19 Kepada Penduduk Berusia Di Atas 18 Tahun
Dunia

Awal Mei, India Izinkan Vaks..

20 April 2021 17:01
Joe Biden Dan Jimmy Carter Berduka Atas Meninggalnya  Walter Mondale: Dia Wakil Presiden Terbaik Dalam Sejarah AS
Dunia

Joe Biden Dan Jimmy Carter B..

20 April 2021 16:47
Mantan Wakil Presiden AS Walter Mondale Meninggal Dunia Di Usia 93 Tahun
Dunia

Mantan Wakil Presiden AS Wal..

20 April 2021 16:40