Tanggapi Kekhawatiran Australia, China Pastikan Jurnalis Cheng Lei Yang Ditangkap Tetap Mendapatkan Hak-haknya

Wartawan Australia Cheng Lei/Net

Pemerintah China telah mengkonfirmasi penangkapan wartawan Australia, Cheng Lei, karena diduga telah memasok rahasia negara secara ilegal ke luar negeri.

Dalam konferensi pers harian, Senin (8/2), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin, mengatakan bahwa ia menjamin otoritas peradilan China akan menangani kasus tersebut sesuai dengan hukum, tanpa mengabaikan hak-hak Cheng Lei.

"China adalah negara di bawah aturan hukum, dan semua hak hukum dari personel terkait dijamin sepenuhnya," kata Wang, seperti dikutip dari GT, Senin (8/2).

“Australia harus menghormati kedaulatan peradilan China dan berhenti mencampuri penanganan kasus yang sah di China dengan cara apa pun,” ujarnya.

Dari keterangan Kemenlu China, penangkapan Cheng telah terjadi pada Jumat (5/2) waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, sebelumnya telah mengumumkan penangkapan Cheng pada Senin pagi waktu setempat dan mengatakan pihaknya akan memastikan bahwa Cheng diperlakukan dengan baik selama dalam penahanan China.

“Kami terus mencari jaminan bahwa dia diperlakukan dengan tepat, secara manusiawi, sesuai dengan standar internasional,” tegas Payne.

Cheng telah bekerja sebagai jurnalis bisnis untuk penyiar pemerintah CGTN, ketika dia ditahan secara diam-diam di Beijing pada pertengahan Agustus 2020. Sejak itu dia dibantu oleh pemerintah Australia, dan kunjungan konsuler terakhir dilakukan pada 27 Januari.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32