Mantan Dubes: Harusnya India Bisa Menjadi Negara Pelopor Toleransi

Webinar IPF yang bertajuk Religious Peace on Global Stage: Islam-Hindu In India/Net

Kelahiran Pakistan dan Bangladesh, tidak terlepas dengan bagaimana kondisi hubungan antara Hindu dan Islam di India.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif International Politics Forum (IPF), Aprilian Cena saat membuka webinar IPF yang bertajuk Religious Peace on Global Stage: Islam-Hindu In India, Senin (15/2).

Hadir sebagai pembicara dalam webinar tersebut H.E. Rizali Wilmar Indrakesuma, Duta Besar Indonesia untuk India 2012-2017); Fikri (Mahasiswa Aligarh Muslim University), serta Belly Rahmon (Mahasiswa University of Kerala, India).

Rizali Wilmar Indrakesuma dalam paparannya menyatakan, bahwa India seyogyanya dapat menjadi pelopor toleransi antar umat beragama, utamanya antar Hindu dan Islam.

Namun, India terkesan menunjukan wajah yang sebaliknya sebagai negara yang dikuasai elit-elit politik yang justru bertentangan dengan asas memelihara toleransi.

Selain itu, Rizali menambahkan, bahwa situasi hubungan yang memanas antara Hindu dan Islam di India masih terus berlangsung   

“Keadan dapat dikatakan menjadi memburuk bagi kelompok muslim di India saat Partai Janata (BJP) berkuasa secara mutlak (tanpa koalisi) sejak 2014 hingga kini,” katanya.

Berkaitan dengan upaya pembangunan harmoni hubungan kedua pihak, Rizali memprediksikan bahwa kedepannya akan sangat sulit perbaikan hubungan dibentuk walaupun terdapat perubahan struktur elit-elit politik di India.

“Kemugkinan Partai Kongres kembali merebut kekuasaan di India tahun 2020 nanti masih belum terlihat. Kalaupun Partai Kongres menang dalam Pemilu 2020 dan merebut tampuk pemerintahan dari BJP perbaikan hubungan tersebut sepertinya belum dapat diharapkan,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Dalai Lama Tenzin Gyatso Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19, Ajak Pengikutnya Tak Ragu Divaksin
Dunia

Dalai Lama Tenzin Gyatso Ter..

06 Maret 2021 17:58
Menandai Hari Ke-100 Aksi Protes, Petani India Blokir Enam Ruas Jalan Tol
Dunia

Menandai Hari Ke-100 Aksi Pr..

06 Maret 2021 17:47
Konflik Myanmar Dan Jalan Buntu Dewan Keamanan PBB
Dunia

Konflik Myanmar Dan Jalan Bu..

06 Maret 2021 16:29
Ledakan Gas Alam Texas: Satu Rumah Terbakar, Sepuluh Luka-luka
Dunia

Ledakan Gas Alam Texas: Satu..

06 Maret 2021 15:38
Senegal Membara, Massa Lakukkan Protes Besar-besaran Atas Penangkapan Pemimpin Oposisi Ousmane Sonko
Dunia

Senegal Membara, Massa Lakuk..

06 Maret 2021 15:04
Spesialis Keamanan Komputer AS: 30.000 Organisasi Di Seluruh Amerika Serikat Diretas Unit Spionase Dunia Maya China
Dunia

Spesialis Keamanan Komputer ..

06 Maret 2021 14:21
Langgar Pedoman, YouTube Hapus Lima Saluran Milik Militer Myanmar
Dunia

Langgar Pedoman, YouTube Hap..

06 Maret 2021 13:47
PBB Kutuk Keras Pembunuhan 23 Orang Pembawa Bahan Bakar Oleh Penjaga Revolusi Di Perbatasan Iran - Pakistan
Dunia

PBB Kutuk Keras Pembunuhan 2..

06 Maret 2021 13:21