Dicap Kurang Melek Agama, BBC Diserbu 100 Tokoh Masyarakat Usai Wawancarai Sekjen Wanita Pertama Dewan Muslim

Ilustrasi/Net

Media Inggris BBC menuai kecaman keras dari sejumlah tokoh masyarakat setelah menayangkan wawancara dengan Zara Mohammed, sekretaris jenderal baru Dewan Muslim Inggris (MCB).

Dalam surat terbuka yang ditandatangani oleh lebih dari 100 tokoh masyarakat pada Rabu (17/2), termasuk anggota parlemen Sayeeda Warsi, Diane Abbot, dan Naz Shah serta komedian Deborah Frances-White, BBC dituduh menegakkan kembali stereotip berbahaya, tentang wanita Muslim Inggris dan Islam secara umum.

Zara Mohammed diwawancarai dalam program Woman Hour BBC Radio 4 pada 4 Februari lalu oleh Emma Barnett, yang berulang kali bertanya kepadanya tentang berapa banyak imam wanita di Inggris dan kerap disela ketika dia menjawab.

“Meskipun Zara Mohammed  berulang kali mengklaim bahwa ajudikasi agama tidak berada dalam parameter perannya memimpin organisasi masyarakat sipil, tetapi Barnett mengajukan pertanyaan tentang imam wanita, dan itu sebanyak empat kali. Lalu setiap kali dia selalu menyela jawaban Zara Mohammed,” bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (18/2).

Surat itu juga menuduh tim produksi dan editorial kurang ‘melek agama’ setelah membuat perbandingan palsu dan kesetaraan imam dengan para rabi dan pendeta serta mengingatkan organisasi bahwa konsep ulama tidak ada dalam Islam.

Para tokoh masyarakat juga memperhatikan seberapa sering suara dan pendapat Muslim kurang terwakili di lembaga penyiaran nasional dan telah meminta BBC untuk mengeluarkan pernyataan publik yang memperjelas komitmennya untuk terlibat dengan wanita Muslim dan terutama mereka dari komunitas yang terpinggirkan.

Surat terbuka itu disusun oleh penulis Yassmin Abdel-Magied dan Mariam Khan, yang juga mencatat bahwa ada masalah budaya yang lebih luas dengan BBC dan media umum tentang bagaimana Muslim digambarkan dan dampak negatifnya terhadap komunitas Muslim di Inggris.

“Ini adalah momen penting di mana BBC dapat memilih untuk berpaling dari komunitas Muslim atau terlibat dalam membuat perubahan dan mengakui bahwa hal itu berdampak nyata pada kehidupan Muslim di Inggris,” kata Khan dalam surat itu.

Setelah menayangkan wawancara dengan Zara Mohammed, para penulis diberitahu oleh sesama wanita Muslim bahwa mereka mempertimbangkan kembali apakah akan mengambil bagian dalam wawancara apa pun yang diberikan oleh Woman's Hour, karena mereka merasa bahwa masalah yang penting bagi mereka tidak akan ditanggapi dengan serius atau akan disalahartikan di media.

Zara Mohammed terpilih sebagai sekretaris jenderal MCB pada Januari. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai asisten sekretaris jenderal untuk MCB dan memegang gelar master di bidang Hukum Hak Asasi Manusia. Dia juga seorang konsultan pelatihan dan pengembangan.

Dewan Muslim Inggris adalah organisasi payung Muslim demokratis terbesar di Inggris, mewakili masjid, sekolah, dan lembaga dari seluruh negeri.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32