Basmi ISIS, NATO Tambah Pasukan Di Irak Hingga Delapan Kali Lipat

NATO tambah pasukan di Irak dari 500 menjadi 4.000/Net

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengumumkan penambahan pasukannya di Irak hingga delapan kali lipat, dari 500 menjadi 4.000, sebagai upaya membasmi ISIS yang mulai bangkit.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengumumkan penambahan pasukan tersebut saat melakukan konferensi pers pada Kamis (18/2). Ia menyebut pengerahan pasukan tambahan diperlukan untuk memerangi terorisme dan memastikan agar ISIS tidak kembali.

"Kegiatan pelatihan sekarang akan mencakup lebih banyak lembaga keamanan Irak, dan daerah di luar Baghdad," ujar Stoltenberg, seperti dikutip Sputnik.

Menurut Stoltenberg, peningkatan jumlah pasukan NATO di Irak dilakukan berdasarkan kondisi dan permintaan pemerintah setempat. Ia juga telah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi pada pekan ini untuk memastikan konsultasi penuh dengan otoritas.

"Misi kami adalah atas permintaan pemerintah Irak. Itu dilakukan dengan penuh penghormatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Irak," jelasnya.

Pengumuman penambahan pasukan NATO dilakukan setelah pada Januari 2020, parlemen Irak sendiri telah menuntut Amerika Serikat (AS) agar menarik militernya.

Bulan lalu, militan ISIS dilaporkan telah meledakkan pasar Baghdad yang menewaskan 32 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.

Tetapi Washington Post baru-baru ini mewartakan bahwa pasukan Irak telah menangkap 350 tersangka pejuang ISIS dalam enam bulan terakhir.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32