Greta Thunberg Dukung Aktivis Disha Ravi Yang Ditangkap Polisi India Karena Protes Petani

Greta Thunberg/Net

Greta Thunberg secara terbuka menyatakan dukungannya untuk Disha Ravi, seorang aktivis India yang dipenjara akibat menyebarkan dokumen yang diberikan oleh aktivis iklim asal Swedia itu di Twitter.

Dukungan itu disampaikan Thunberg lewat sebuah postingan di akun Twitternya pada Jumat (19/2).

"Kebebasan berbicara dan hak untuk protes damai dan berkumpul adalah hak asasi manusia yang tidak bisa dinegosiasikan," cuitnya, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (20/2).

"Ini harus menjadi bagian fundamental dari demokrasi mana pun. #StandWithDishaRavi," lanjutnya.

Sebelumnya kepolisian India menangkap Ravi pada Sabtu pekan lalu. Aktivis berusia 22 tahun itu dituduh  mengedit apa yang disebut toolkit, yang menawarkan yang mencantumkan cara-cara membantu petani India, termasuk bergabung dengan protes di lapangan dan menunjukkan dukungan di media sosial.

"Tujuan utama dari perangkat ini adalah untuk menciptakan informasi yang salah dan ketidakpuasan terhadap pemerintah yang diberlakukan secara sah," kata Komisaris Gabungan Polisi untuk Kejahatan Dunia Maya Kepolisian Delhi, Prem Nath.

Petugas memutuskan untuk menyelidiki toolkit tersebut setelah Thunberg menautkannya dalam sebuah tweet pada awal Februari lalu, menunjukkan dukungan bagi petani yang memprotes undang-undang pertanian baru yang menderegulasi sektor tersebut.

Polisi Delhi menambahkan pada hari Senin (15/2), bahwa mereka juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk dua orang lainnya karena diduga bekerja dengan Ravi untuk menyusun dokumen online.

Penangkapan Ravi telah dikritik oleh politisi dan aktivis oposisi di India, termasuk Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal dengan mengatakan bahwa penangkapan itu sebagai "serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Demokrasi."

Para petani telah berkemah di pinggiran ibu kota sejak akhir November, dan menyerukan pencabutan undang-undang pertanian baru, dalam salah satu tantangan terbesar bagi pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi sejak berkuasa.

Perselisihan antara pemerintah dan petani berubah secara internasional pada awal Februari ketika Rihanna dan Thunberg men-tweet tentang unjuk rasa kepada jutaan pengikut media sosial mereka.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Presiden Ghana: Disuntik Vaksin Tidak Akan Mengubah DNA Anda Atau Menyebabkan Kemandulan
Dunia

Presiden Ghana: Disuntik Vak..

02 Maret 2021 18:08
Bantu Bos Nissan Kabur, Dua Warga AS Tiba Di Jepang Untuk Diadili
Dunia

Bantu Bos Nissan Kabur, Dua ..

02 Maret 2021 17:34
Gara-gara Nanas, Perang Kata  Taiwan-China Makin Memanas
Dunia

Gara-gara Nanas, Perang Kata..

02 Maret 2021 17:17
IAEA Temukan Berbagai Bukti Pembangunan Nuklir Korea Utara
Dunia

IAEA Temukan Berbagai Bukti ..

02 Maret 2021 15:23
Dapat Bantuan Vaksin Tambahan Dari China, Presiden Zimbabwe: Terima Kasih, Xi Jinping
Dunia

Dapat Bantuan Vaksin Tambaha..

02 Maret 2021 15:02
Divonis 3 Tahun Penjara Karena Korupsi, Eks Presiden Prancis Siap Ajukan Banding
Dunia

Divonis 3 Tahun Penjara Kare..

02 Maret 2021 14:57
Tanggapi Dominic Raab, China Tegaskan Dakwaan Terhadap 47 Aktivis Hong Kong Sejalan Dengan Hukum
Dunia

Tanggapi Dominic Raab, China..

02 Maret 2021 14:40
Kolombia Jadi Negara Pertama Di Amerika Latin Yang Dapat Vaksin Lewat Skema COVAX
Dunia

Kolombia Jadi Negara Pertama..

02 Maret 2021 14:26