Laporan PBB: 2020, Tahun Terburuk Bagi Palestina

Koordinator Khusus UNSCO Tor Wennesland/Net

Kantor Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah (UNSCO), dalam laporan terbaru mereka mengatakan bahwa perkembangan sosial ekonomi Palestina telah mengalami salah satu tahun terburuknya sejak 1994.

Laporan yang diterbitkan UNSCO pada Kamis (18/2) itu mengatakan, bahwa hampir setengah dari populasi Palestina membutuhkan bantuan kemanusiaan, dengan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan yang diperburuk oleh pandemi virus corona.

“Otoritas Palestina dan rakyat Palestina telah terpukul keras pada tahun 2020, dengan lebih dari setengah populasi membutuhkan, tetapi saya berharap para donor akan meningkatkan dan memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan,” kata Koordinator Khusus Tor Wennesland, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (20/2).

Laporan tersebut juga menggambarkan tahun 2020 sebagai tahun kemunduran bagi warga Palestina, mulai dari institusi, dan ekonomi mereka yang disebabkan pandemi dan krisis fiskal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa sekitar 150.000 warga Palestina kehilangan pekerjaan selama penguncian pertama musim semi lalu, dan efek negatif yang besar diharapkan dari penguncian saat ini.

 "Mulai awal Februari, vaksin juga telah mulai berdatangan di Wilayah Pendudukan Palestina dan, melalui upaya Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF, PBB mendukung kesiapan Pemerintah Palestina untuk menerima dan mengelola vaksin, termasuk melalui global Fasilitas COVAX-AMC," ujar Wennesland.

Lebih lanjut, dia mencatat bahwa dukungan logistik Israel diperlukan dalam mengirimkan vaksin ke Tepi Barat dan Jalur Gaza.

"Ini adalah masa-masa yang penuh tantangan, tetapi ini semua lebih menjadi alasan bagi para pemimpin Israel dan Palestina untuk menunjukkan fleksibilitas dan pendekatan pragmatis untuk memecahkan masalah-masalah mendesak dan memastikan rakyat Palestina dapat bangkit kembali dari tahun yang sulit," kata Wennesland.

Laporan tersebut juga menambahkan bahwa reintegrasi Tepi Barat dan Jalur Gaza di seluruh dimensi terbesar harus menjadi prioritas.

"Saya menyerukan kepada komunitas internasional untuk bekerja sama untuk mencegah kemunduran lebih lanjut bagi rakyat Palestina dan melihat kemajuan di beberapa bidang penting yang menjadi kepentingan bersama, terutama dalam hubungan ekonomi Israel-Palestina," kata Wennesland.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19