Pangkalan Militer Irak Diserang Empat Roket, Satu Karyawan Industri Pertahanan AS Terluka

Empat roket menghantam pangkalan militer Irak/AP

Pangkalan udara militer Irak di Balad, utara Baghdad dilaporkan mendapat hantaman empat roket jenis Katyusha pada Sabtu malam (20/2).

Dalam sebuah pernyataan, militer Irak menyebut satu orang yang bekerja di perusahaan kontraktor pesawat tempur Amerika Serikat (AS) terluka akibat serangan tersebut.

Jurubicara pemerintah provinsi Salah Al-Din, Jamal Akab mengatakan, roket tersebut mendarat di area terbuka di dekat pangkalan.

Dimuat Al Jazeera, belum ada kelompok atau pihak yang mengklaim serangan tersebut.

Pekan lalu, satu kontraktor sipil asing tewas dan sembilan lainnya terluka dalam serangan beberapa rudal di pangkalan militer di dalam bandara Erbil.

Serangan tersebut diklaim oleh kelompok militan Awliya al-Dam atau Penjaga Darah. Kelompok yang tidak begitu dikenal itu disebut memiliki afiliasi dengan Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) untuk melawan ISIS.

Sementara itu, pada Januari 2020, pangkalan al-Balad juga diserang oleh delapan roket Katyusha, melukai empat anggota angkatan udara Irak, termasuk dua perwira.

Perusahaan pertahanan AS, Sallyport, memiliki kantor pusat di dalam pangkalan tersebut. Perusahaan saat ini memiliki 46 personel untuk mendukung program F-16 Irak sesuai kontrak.

Sebelumnya NATO telah mengumumkan untuk meningkatkan pasukannya dari 500 menjadi 4.000 karena kemungkinan kebangkitan ISIS.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32