Rusia Prihatin Tapi Tidak Mau Campuri Urusan Internal Armenia Soal Upaya Lengserkan Perdana Menteri

Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov/Net

Situasi yang terjadi di Armenia tidak lepas dari sorotan negara-negara lain, termasuk Rusia. Kremlin mengamati dengan cermat perkembangan yang terjadi, tetapi tetap menghormati itu sebagai masalah internal Armenia.

Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan, Jumat (25/2), bahwa negaranya ikut prihatin atas kekacauan internal yang terjadi di Yerevan.

Perdana Menteri Nikol Pashinyan mendapat serangan dari Angkatan Darat Armenia. Para tentara itu meminta Pashinyan beserta jajarannya segera mengundurkan diri, menyusul aksi protes massa yang mengerubung jalan-jalan di ibu kota di hari sebelumnya.

Pashinyan telah mengomentari desakan mundur itu sebagai 'Kudeta Militer'.

"Kami mengamati dengan prihatin perkembangan situasi di Armenia," kata Peskov menanggapi pertanyaan tentang penilaian Kremlin terhadap situasi tersebut, seperti dikutip Tass.

"Dan kami menganggap ini adalah urusan internal Armenia, sekutu terdekat kami yang paling penting di Kaukasus," kata Peskov.

Meski begitu, Peskov mengatakan Kremlin akan siap sedia jika dimintai pendapatnya.

"Kontak antara Moskow dan Yerevan bisa diatur dengan cepat jika diperlukan," kata Peskov.

Di hari yang sama, Menteri Luar Negeri Armenia Ara Aivazian melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, menurut pernyatan Kementerian Luar Negeri Armenia.

Tidak dijelakan dengan pasti apa isi percakapan itu, namun kementerian mengatakan keduanya membahas tentang keamanan dan stabilitas regional.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32