Bahas Situasi Armenia, Putin: Tentara Harus Menjaga Negara Dan Otoritas Yang Sah

PM Nikol Pashinyan dan Presiden Vladimir Putin/Net

Rusia menekankan agar Armenia mengedepankan dialog dan menjaga ketenangan di dalam negeri. Dalam percakapan teleponnya dengan Perdana Menteri Nikol Pashinyan, Presiden Rusia Vladimir Putin meminta semua pihak bisa menahan diri agar tercapai tujuan bersama.

Percakapan telepon itu berlangsung atas prakarsa dari pihak Armenia, menurut juru bicara presiden Dmitry Peskov dalam keterangannya, Kamis (25/2).

Kedua pemimpin membahas kondisi terkini Yerevan dan seruan Angkatan Bersenjata yang berindikasi melecutkan 'Kudeta Militer', meminjam istilah Pashinyan.

"Situasi di Armenia menjadi bahasan keduanya, Putin berbicara mendukung untuk menjaga ketertiban dan ketenangan di Armenia. Putin ingin menyelesaikan situasi dalam kerangka hukum," kata Peskov, seperti dikutip dari News Arm.

Putin sepakat dengan pernyataan Pashinyan bahwa tentara 'tunduk pada otoritas terpilih' dan melayani masyarakat, bukan sebaliknya memancing kericuhan dan perpecahan dengan melawan negara.

Pada Kamis (25/2) Angkatan Bersenjata Armenia mengeluarkan pernyataan agar Perdana Menteri Nikol Pashinyan segera mengundurkan diri. Dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Staf Umum, wakilnya, dan lebih dari tiga lusin komandan militer, mereka mengatakan bahwa Nikol sudah tidak bisa lagi memegang jabatan itu karena tidak mampu mengatasi krisis yang menimpa Armenia.

Pernyataan itu keluar menyusul aksi protes massa yang menginginkan Pashinyan mundur. Mereka memenuhi jalan-jalan utama di Yerevan.

Menurut Pashinyan, tidak akan ada celah untuk 'kudeta militer' di negara itu.

Pashinyan menduga seruan mundur itu dikendalikan pihak-pihak tertentu, dan banyak jenderal dan perwira tinggi menandatangani pernyataan di bawah tekanan atasan mereka.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19