PBB Tak Akui Pemecatan Dubes Myanmar Oleh Junta Militer Karena Dukung Pemerintah Sipil

Duta Besar Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun/Reuters

Setelah memberikan dukungan untuk pemerintahan sipil, Duta Besar Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun dilaporkan telah dipecat oleh junta militer.

Menurut Reuters, pengumuman pemecatan Kyaw Moe Tun disiarkan di televisi pemerintah pada Sabtu (27/2). Pemecatan dilakukan karena ia mengkhianati negara.

Kendati begitu, PBB sendiri tidak secara resmi mengakui junta sebagai pemerintahan baru di Myanmar dan belum mendapat pemberitahuan tentang perubahan apapun. Sehingga pemecatan Kyaw Moe Tun tidak sah dan ia tetap menjadi Duta Besa Myanmar.

"Kami belum menerima komunikasi apapun mengenai perubahan representasi Myanmar di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York," ujar jurubicara PBB, Stephane Dujarric.

Seain itu, utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener memperingatkan 193 anggota Majelis Umum PBB untuk tidak harus mengakui dan melegitimasi junta.

Sebelum dipecat, Kyaw Moe Tun memberikan dukungannya pada pemerintahan sipil terpilih yang dipimpin Aung San Suu Kyi, yang digulingkan dalam kudeta pada 1 Februari.

Ia menyebut anggota parlemen terpilih yang menang dalam pemilu tahu lalu telah membentuk komite, di mana itu adalah pemerintah Myanmar yang sah. Ia juga meminta agar PBB bertindak lebih keras untuk menghentikan aksi junta.

"Saya memutuskan untuk melawan selama saya bisa," tegasnya.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Putra Mahkota MBS: China Mitra Penting Arab Saudi Dan Saudara Yang Dapat Dipercaya
Dunia

Putra Mahkota MBS: China Mit..

21 April 2021 06:16
Terjebak Kasus Voice Phising Di Korsel, Mahasiswa Indonesia Butuh Bantuan Sewa Pengacara
Dunia

Terjebak Kasus Voice Phising..

20 April 2021 22:39
Kronologi Penangkapan Mahasiswa Indonesia Di Korsel, Terjebak Voice Phising Dengan Kerugian Rp 468 Juta
Dunia

Kronologi Penangkapan Mahasi..

20 April 2021 21:51
Tolak Hegemoni, Xi Jinping: Dunia Harus Dikendalikan Semua Negara, Bukan Satu
Dunia

Tolak Hegemoni, Xi Jinping: ..

20 April 2021 17:42
Pangeran Harry Kirim Surat Untuk Sang Ayah Sebelum Terbang Ke Inggris
Dunia

Pangeran Harry Kirim Surat U..

20 April 2021 17:18
Awal Mei, India Izinkan Vaksinasi Covid-19 Kepada Penduduk Berusia Di Atas 18 Tahun
Dunia

Awal Mei, India Izinkan Vaks..

20 April 2021 17:01
Joe Biden Dan Jimmy Carter Berduka Atas Meninggalnya  Walter Mondale: Dia Wakil Presiden Terbaik Dalam Sejarah AS
Dunia

Joe Biden Dan Jimmy Carter B..

20 April 2021 16:47
Mantan Wakil Presiden AS Walter Mondale Meninggal Dunia Di Usia 93 Tahun
Dunia

Mantan Wakil Presiden AS Wal..

20 April 2021 16:40